Bolehkah Makan Apel Dengan Kulitnya? Bolehkah.ComPara penggemar buah sering bertanya: bolehkah makan apel serta kulitnya?

Gambar Foto Bolehkah Makan Apel dengan Kulitnya Menurut Medis Kesehatan KedokteranPertanyaan ini sudah lama menjadi topik perbincangan hangat. Mungkin pertanyaan ini terdengar sepele bagi sebagian orang. Namun bagi mereka yang sering mengkonsumsi buah, pertanyaan ini cukup mengusik.

Apalagi ketika buah dan sayur adalah penyeimbang olahraga dan juga bagian dari gaya hidup sehat.

Bolehkah Makan Apel dengan Kulitnya – Mengapa Mereka Menghindari Konsumsi Kulit Apel?

Alasan pertama yang paling sering terucap adalah kulit apel mengandung bahan-bahan kimia yang terbawa dari proses penanaman.

Zat pestisida ini disemprotkan pada tanaman untuk menghalau hama dan memang memiliki efek yang membahayakan manusia jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih.

Namun, jumlah pestisida yang diijinkan untuk proses pertumbuhan tanaman lebih rendah dari angka kandungan zat kimia yang membahayakan.

Jika masih belum yakin, konsumen buah dianjurkan untuk mencuci bersih buah sebelum dikonsumsi atau membeli buah-buahan organik.

Pilihan organik tidak berarti terbebas dari zat kimia berbahaya. Hanya saja, jumlahnya jauh lebih rendah dibandingkan buah apel biasa.



Beberapa pembeli melaporkan bahwa pedagang buah menyemprotkan cairan tertentu pada barang dagangannya agar tidak cepat membusuk.

Zat tersebut melekat pada kulit buah dan berbentuk seperti lilin. Bahkan, si konsumen bisa mengupas lapisan lilin tersebut.

Untuk kasus ini, pembeli disarankan untuk membilas bersih buah di bawah air mengalir. Buang bagian yang mulai membusuk.

Dengan demikian, para konsumen buah bisa terbebas dari bahaya zat pengawet.

Bolehkah Makan Apel dengan Kulitnya – Fakta Tentang Kulit Apel

Meskipun hanya merupakan pelindung luar, kulit apel memiliki manfaat terbesar dan terbaik dari seluruh komposisi apel.

Mengkonsumsi satu buah apel setiap hari dapat memberi manfaat baik pada kulit, paru-paru pencernaan, dan membantu proses pembakaran lemak.

Gambar Foto Bolehkah Makan Apel dengan Kulitnya Apa Manfaat dan Efek SampingnyaApel mengandung banyak vitamin, namun yang jumlahnya mendominasi adalah vitamin A dan C.

Dari jumlah total vitamin C pada satu buah apel, separuhnya terdapat pada kulit apel. Selain baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin C juga berperan untuk menyehatkan kulit.




Selain itu, apel juga mengandung serat sebanyak 4,4 gram per buah ukuran sedang. Tanpa kulitnya, jumlah serat yang diserap tubuh menjadi 2,1 gram saja. Kandungan serat pada daging apel tidak bisa mencukupi kebutuhan serat harian.

Satu lagi zat dalam buah apel yang belum banyak diketahui masyarakat umum: quercetin. Zat ini membantu mengurangi masalah pernafasan dan meningkatkan kinerja paru-paru.

Sebuah penelitian dari Health.com menyimpulkan bahwa mereka yang mengkonsumsi tiga sampai lima apel per minggu tanpa mengupas kulitnya memiliki paru-paru yang lebih sehat.

Tidak hanya paru-paru, berbagai penyakit yang menyerang jantung pun dapat dihindari. Quercetin mampu melemaskan otot jantung yang tegang dan mengurangi penggumpalan darah pada arteri.

Selain itu, quercetin juga dipercaya dapat memperbaiki sel-sel yang rusak dan melawan penyakit Alzheimer.

Kulit apel juga merupakan tempat bergerombol asam ursolic. Zat ini mampu meningkatkan massa otot dengan membakar kalori pada tubuh, berdasarkan penelitian di tahun 2012.

Hebatnya lagi, ekstrak kulit apel banyak diperjualbelikan sebagai salah satu alternatif penyambuhan dan pencegahan kanker.

Kandungan antioksidannya yang tinggi dipercaya mampu membunuh atau setidaknya mengisolasi sel kanker dalam tubuh. Beberapa jenis kanker yang dapat dicegah adalah kanker prostat dan kanker payudara.

Bolehkah Makan Apel dengan Kulitnya – Kesimpulan

Mereka yang menggemari buah ini tidak perlu ragu lagi untuk mengkonsumsi kulit apel. Isu bahwa kulit apel akan memperburuk kesehatan ternyata hanyalah isapan jempol belaka.

Dengan mengkonsumsi kulit apel, ada lebih banyak nutrisi yang dapat diserap tubuh. Kandungan pestisida pun dapat dikurangi dengan mencuci bersih apel sebelum dikonsumsi.

Baca yuk: Bolehkah Mencampur Tahu dan Bayam?

Kabarkan hal ini pada teman dan kerabat yang masih mempertanyakan, bolehkah makan apel dengan kulitnya?


referensi: huffingtonpost and the healthsite

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
11Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here