Bolehkah Mencampur Pertamax dengan Shell Super, Bolehkah.Com – Mungkin pertanyaan seputar masalah ini masih sering dilontarkan. Pasalnya, banyak orang yang mengira mencampur bahan bakar itu aman-aman saja.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Pertamax dengan Shell Super untuk Mesin Mobil dan motorBenarkah begitu? Apakah tidak ada efek negatif sedikitpun yang disebabkan dari pencampuran bahan bakar berbeda jenis?

Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda dapat menemukan jawabannya pada ulasan lengkap berikut ini.

Bolehkah Mencampur Pertamax dengan Shell Super – Tentang Pertamax

Pertamax merupakan bahan bakar yang diproduksi oleh perusahaan Pertamina. Bahan bakar ini merupakan andalan Pertamina.

Seperti halnya jenis bahan bakar lainnya, Pertamax merupakan produk BBM dari hasil pengolahan minyak bumi.

Pertamax dihasilkan dengan penambahan beberapa zat aditif dalam proses pembuatannya di kilang minyak.

Produk ini pertama kali diluncurkan pada Desember 1999 sebagai pengganti Super TT 1998 dan Premix 1994 karena kedua bahan bakar tersebut mengandung unsur MTBE yang berdampak buruk pada lingkungan.

Bahan bakar ini direkomendasikan bagi kendaraan yang sudah menggunakan teknologi EFI (Electronic Fuel Injection) dan Catalytic Converters.

Selain itu, pertamax juga memiliki beberapa unggulan seperti bebas timbal, Oktan lebih tinggi dari Premium dan Pertalite, tenaga mesin menjadi lebih maksimal.

Bolehkah Mencampur Pertamax dengan Shell Super – Tentang Shell Super

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Pertamax dengan Shell Super apa Efek SampingnyaNah, Shell Super memang bisa dikatakan setara dengan bahan bakar Pertamax. Shell Super ini merupakan produk BBM yang dikembangkan oleh Shell, sebuah perusahaan bahan bakar asal Belanda.

Bahan bakar ini memiliki oktan 92 yang setara dengan bahan bakar Pertamax. Shell Super ini memiliki sistem pembersih dalam bahan bakar yang menjadikan performa kendaraan lebih maksimal.

Selain itu, Shell Super juga dapat membantu mencegah penumpukan kerak yang dapat berdampak buruk terhadap performa mesin dari waktu ke waktu.

Dengan begitu, bahan bakar ini membuat mesin menjadi lebih bersih, pembakaran bahan bakar menjadi lebih optimal, serta bahan bakar lebih irit dan jarak tempuh kendaraan menjadi lebih jauh.

Mencampur Pertamax dengan Shell Super

Nah, apakah boleh mencampurkan bahan bakar Pertamax dengan Shell Super. Kalau dilihat secara umum, pencampuran bahan bakar memang diperbolehkan atau sah-sah saja.

Kalau ingin mencampur Pertamax dengan Shell Super, maka porsi antara kedua bahan bakar tersebut harus memenuhi ketentuan atau kalau tidak kinerja bahan bakar tidak akan optimal. Jadi, mencampur atau mengoplos bahan bakar haruslah dengan rasio tertentu.

Hanya saja, dengan mencampur Pertamax dengan Shell Super efek pada performa mesin tidak akan terlalu terasa karena oktan pada Pertamax dan Shell Super adalah sama, yakni 92.

Namun, sangat dianjurkan untuk tidak mencampur bahan bakar terlalu sering karena akan mengganggu performa kendaraan dan memberikan dampak negatif.

Efek Mencampur Pertamax dengan Shell Super terhadap Performa Mesin

Memang benar kalau mencampur atau mengoplos bahan bakar itu diperbolehkan dan tidak dilarang.

Namun, perlu diperhatikan bahwa terlalu sering mencampur bahan bakar akan menimbulkan efek negatif terhadap performa mesin dan injektor pada mesin.

Dengan mencampur bahan bakar seperti mencampur Pertamax dengan Shell Super, maka seiring berjalannya waktu kinerja mesin akan berkurang dan performanya akan semakin menurun.

Selain itu, pencampuran bahan bakar tersebut akan menyebabkan injektor pada mesin cepat berkerak.

Kerak tersebutlah yang menyebabkan kinerja serta performa mesin menjadi tidak optimal dan berkurang.

Sehingga, dianjurkan tidak terlalu sering mencampurkan bahan bakar dan tetap menggunakan bahan bakar yang sama sesuai dengan spesifikasi mesin.

Jadi, bolehkah mencampur Pertamax dengan Shell Power? Mencampur bahan bakar memang sah-sah saja.

Namun, tetap saja terlalu sering mencampur bahan bakar akan menyebabkan dampak berupa performa dan kinerja mesin menjadi berkurang dan tidak maksimal.

Baca juga: Bolehkah Mencampur Oli Beda Merek?

Lebih baik tetap menggunakan bahan bakar yang sama sesuai dengan spesifikasi mesin daripada melakukan oplosan bahan bakar yang berdampak buruk terhadap performa mesin.


referensi: wikipedia, shell, detik oto

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here