Bolehkah Mencampur Oli Beda Merk, Bolehkah.Com – Sebenarnya, bolehkah hal demikian tersebut? Kebanyakan orang berpikir bahwa mencampurkan oli beda merk memang tidak akan menimbulkan dampak yang besar terhadap mesin kendaraan.

Gambar FotoBolehkah Mencampur Oli Beda Merk Bagaimana Caranya dan Apa Efek sampingnyaMeskipun begitu, produsen oli sering menyarankan untuk tetap menggunakan oli dengan merk yang sama bahkan melarang pencampuran oli dengan merk berbeda.

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda dapat menyimak ulasan lengkap berikut ini.

Bolehkah Mencampur Oli Beda Merk – Mengenal Jenis-Jenis Oli

Sebelum mengetahui jawaban dari pertanyaan di atas, ada baiknya mengetahui jenis-jenis oli yang banyak digunakan.

Secara garis besar, terdapat dua jenis oli berdasarkan bahan dasarnya. Berikut ini akan dijelaskan mengenai jenis-jenis oli tersebut:

  1. Oli Mineral

Oli mineral merupakan oli yang berbahan dasar minyak bumi. Bahan dasar ini telah diolah dan disempurnakan serta sudah ditambahkan dengan zat-zat aditif untuk meningkatkan fungsi dan kemampuannya saat digunakan pada mesin kendaraan.

Para pakar mesin menyarankan kalau sudah menggunakan jenis oli mineral ini selama bertahun-tahun, maka jangan langsung mengganti oli tersebut dengan oli berjenis sintetis karena akan mengikis sisa-sisa yang ditinggalkan oli mineral.

Sehingga sisa-sisa tersebut akan terangkat dan mengalir ke celah-celah mesin dan menyebabkan gangguan pada mesin.

  1. Oli Sintetis (Sintetik)

Berbeda dengan oli mineral, oli sintetik atau sintetis ini terdiri dari polyalphaolifins yang berasal dari pemilahan oli mineral yang berupa gas.

Senyawa ini dicampurkan dengan oli mineral yang menjadikan alasan kenapa oli sintetis dapat bercampur dengan oli mineral dan sebaliknya.

Oli sintetis ini tidak mengandung bahan karbon reaktif yang merupakan senyawa yang dapat merusak mesin karena menghasilkan senyawa asam.

Selain itu, pembuatan oli sintetis ini bertujuan untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif daripada oli mineral.

Fungsi Oli

Lalu, sebenarnya apa saja fungsi oli pada mesin? Sebenarnya semua jenis oli memiliki fungsi yang sama, yakni untuk memberikan pelumas kepada mesin kendaraan agar dapat berjalan mulus dan bebas dari gangguan.

Selain itu, fungsi lain dari oli adalah sebagai pendingin dan penyekat mesin. Oli juga mengandung lapisan-lapisan yang halus dan berfungsi untuk mencegah terjadinya benturan antar logam pada komponen mesin serta mencegah keausan atau goresan.

Namun, ada juga fungsi tertentu dari oli. Untuk mesin diesel misalnya, mesin diesel secara normal beroperasi dengan kecepatan rendah namun menghasilkan temperatur yang lebih tinggi daripada mesin dengan bahan bakar bensin.

Sehingga, oli pada mesin diesel berfungsi untuk mendinginkan mesin agar temperatur yang tinggi tersebut tidak merusak mesin.

Di samping itu, oli pada mesin diesel juga mencegah pengaratan dan penumpukan deposit.

Bolehkah Mencampur Oli Beda Merk? Bahayanya Apa?

Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah bahwa mencampur oli yang memiliki merk berbeda memang diperbolehkan asalkan oli dengan merk berbeda tersebut harus memiliki senyawa yang sama, jenis yang sama, dan SAE (Society of Automotive Engineers) juga harus sama.

Namun, kalau Anda merasa ragu untuk mencampur oli dengan merk berbeda, maka yang perlu dilakukan adalah dengan menguras oli lama terlebih dahulu dari mesin dan baru menggantinya dengan oli merk baru.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Oli Beda Merk untuk Mobil dan MotorPengurasan oli ini sebaiknya dilakukan di bengkel yang terpercaya agar mesin terbebas dari sisa-sisa oli lama. Sehingga, performa mesin tetap normal tanpa ada gangguan.

Apalagi kini teknologi mobil dan motor kian maju dan semakin berubah-ubah

Kesimpulannya, pencampuran oli beda merk memang sah-sah saja. Namun, tetap saja pengguna tetap harus memerhatikan jenis oli, senyawa oli, dan SAE (Society of Automotive Engineers) sebelum mencampur oli lama dengan oli baru.

Meskipun begitu, tetap disarankan untuk tidak sembarangan mencampur oli dan tetap mengganti oli kalau memang ingin menggunakan oli dengan merk berbeda. Jadi bolehkah mencampur oli beda merk? Boleh, tapi ada aturan yang harus diikuti.


referensi:panduanolimesinbbm, wikipedia, bronco-tickets

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here