Bolehkah Mencampur Fungisida dan Insektisida, Bolehkah.Com – Bolehkah mencampur fungisida dan insektisida demi menghemat tenaga dan waktu? Jawabannya adalah relatif.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Fungisida dan Insektisida Apakah BerbahayaMenjadi relatif karena tak semua pestisida dapat dicampur. Jenis jamur, hama serta serangga yang harus dibasmipun juga bervariasi.

Kebutuhan takaran untuk setiap masalah selalu berbeda. Namun bisakah kedua jenis pestisida berikut dipadukan? Mari kita cermati lebih jauh.

Bolehkah Mencampur Fungisida dan Insektisida – Pengenalan

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Fungisida dan Insektisida Apa Alasannya dan Efek SampingnyaTerdapat berbagai macam pestisida. Fungisida adalah satu dari sekian banyak. Bentuknya bisa berupa gas, cairan, butiran, dan serbuk. Pestisida jenis ini sering ditemukan dalam bentuk cairan.

Pestisida jenis ini dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu fungisida selektif dan non-selektif. Fungisida selektif bekerja untuk membunuh jamur agresif, namun tidak menyakiti jamur yang dinilai tidak terlalu agresif. Sedangkan yang non-selektif akan membunuh jamur tanpa pandang bulu.

Dianjurkan untuk memilih fungisida selektif guna menghindari pembunuhan jamur yang berlebihan. Mengingat ada beberapa jenis jamur yang justru bermanfaat bagi tanaman dan tumbuhan.

Pestisida jenis inipun juga memiliki tiga kategori yaitu fungisida sistemik, translaminar, dan kontak.

Sistemik yang paling vital karena pada kategori inilah tumbuhan menyerap dan mendistribusikan pestisida melalui sistem pembuluh tanaman.

Fungisida translaminar bertugas mengalirkan pestisida dari bagian yang terkena cairan menuju bagian yang belum tersentuh cairan. Sedangkan fungisida kontak hanya berfungsi pada bagian yang tersentuh cairan pestisida.

Di sisi lain, salah satu jenis pestisida yang hendak dibahas adalah insektisida. Pestisida jenis ini mengandung bahan-bahan kimia yang beracun dan ampuh untuk membasmi serangga.

Insektisida harus digunakan secara bijak karena penggunaan yang berlebihan dapat mempengaruhi sistem hormon, aktivitas biologis serta perkembangan tanaman itu sendiri.

Pestisida pembasmi serangga ini dapat dibedakan menjadi dua golongan yaitu insektisida organik dan insektisida anorganik.

Insektisida organik didapat mahkluk hidup dan mengandung unsur karbon namun bersifat alami. Jadi bisakah kedua jenis pestisida di atas dipadukan?

Bolehkah Mencampur Fungisida dan Insektisida – Temukan Ramuan Terbaik

Pada intinya tidak semua jenis pestisida dapat dicampur dalam satu takaran. Salah ramuan bisa menyebabkan terjadinya hal-hal yang tak dinginkan. Pencampuran bisa dilakukan dengan mengikuti petunjuk berikut.

Hindarilah mencampur pestisida yang segolongan karena dapat menimbulkan reaksi. Hal ini dapat dilihat dengan memperhatikan terjadinya percampuran yang merata atau tidak.

Lalu munculkah endapan atau gumpalan setelah pencampuran. Jika kedua hal tersebut terjadi, maka disarankan untuk tidak mencampur kedua pestisida yang bersangkutan. Penggunaan secara bergantian lebih disarankan agar pestisida juga merata.

Dianjurkan untuk mencampur pestisida dengan cara kerja yang berbeda. Sebagai contoh adalah mencampur pestisida cara keja kontak dengan sistemik atau sebaliknya.

Anjuran untuk mencampur antara pestisida kontak dengan sistemik juga sering ditemukan di berbagai kemasan pestisida.

Ketika hendak melarutkan, utamakan bahan yang paling susah larut terlebih dahulu. Urutannya adalah bentuk butiran, diikuti bentuk bubuk lalu dilarutkan.

Jika sekiranya sudah tercampur dan larut dengan baik, bisa ditambahkan pupuk untuk menunjang kesuburan tanaman. Penakaran pupuk yang tepat juga menjadi penting ketika rumus ramuan telah didapat.

Mencampur pestisida apapun jenisnya tak akan menjadi masalah selama dieksekusi dengan cara dan takaran yang sesuai.

Banyak waktu, tenaga bahkan uang yang dapat dihemat jika kita mampu meracik ramuan yang tepat.

Jika fungisida dan insektisida yang tersedia sudah dicampur dengan cara yang baru saja disebutkan diatas, niscaya tak muncul lagi pemikiran tentang bolehkah mencampur fungisida dan insektisida.


Referensi: ngasih, belajartani

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here