Bolehkah Mencampur Beras Merah dan Putih? Berikut Jawabannya

0

Bolehkah Mencampur Beras Merah dan Putih, Bolehkah.Com – Dewasa ini, pertanyaan ‘bolehkah mencampur beras merah dan putih?’ masih sering muncul.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Beras Merah dan Putih Menurut KesehatanSalah satu sebabnya mungkin karena pengetahuan masyarakat yang kurang. Lalu, ini juga dipicu oleh mulai menjamurnya produsen beras merah. Masyarakat pun digiring untuk beralih dari beras putih ke beras jenis ini.

Mengenal Beras Merah.

Sejak dulu, masyarakat sudah mengenal beras putih. Jika ditanak, beras akan menjadi nasi. Nasi inilah yang menjadi makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.



Namun lama-kelamaan masyarakat mulai menyadari efek negatifnya. Jika terlalu banyak dikonsumsi, nasi dapat menyebabkan penyakit diabetes dan juga kegemukan. Ini didasarkan fakta bahwa nasi mengandung indeks glikemik yang tinggi.

Nah, menyadari fakta tersebut, masyarakat mulai mencari solusinya. Mulailah muncul beras merah.

Beras jenis ini dipercaya sebagai bahan penurun berat badan (diet). Memang benar adanya, karena beras merah mempunyai indeks glikemik yang lebih rendah.

Sebenarnya, beras merah dan putih berasal dari sumber yang sama. Hanya saja, beras putih telah kehilangan lapisan yang mengandung zat angiotensin II. Zat inilah yang dapat mengatasi tekanan darah tinggi jika dikonsumsi.

Selain itu, saat proses pengelupasan lapisan ini, beras putih juga jadi kekurangan beberapa vitamin, seperti vitamin B1, B3, dan B6.



Mengapa masyarakat lebih familiar dengan beras putih? Mungkin salah satunya karena rasanya yang lebih enak.

Selain itu proses memasaknya pun relatif lebih cepat daripada beras merah. Dan memang dahulu pernah ada sebagian masyarakat yang menjadikan beras merah sebagai pakan burung.

Mulai Beralih dan Mencampur Beras Merah dengan Putih.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Beras Merah dan Putih Menurut Kedokteran MedisSeperti yang telah dijelaskan di awal, lama-kelamaan masyarakat menyadari efek negatif mengonsumsi beras putih.

Karena itulah mereka mulai beralih ke beras merah. Namun hal ini pun tidak mudah. Hal pertama yang menjadi pengganjal adalah rasanya yang kurang enak menurut kalangan umum.

Jelas ini karena terpengaruh dari terbiasanya mengonsumsi beras putih. Maka muncullah pertanyaan ‘bolehkah mencampurnya dengan beras putih?’ Banyak pakar, salah satunya Simone Austin, ahli diet dan juru bicara Asosiasi Ahli Gizi Australia, yang malah menyarankannya.

Ini dimaksudkan agar mudah memakannya. Berikut beberapa tips dalam mencampur beras merah dan putih.

1. Untuk awalnya, campurlah dengan memperbanyak takaran beras putihnya. Misalnya saja dengan perbandingan 4:1.




Kalau sudah mulai terbiasa dengan takaran ini, maka tingkatkanlah lagi takaran beras merahnya. Mungkin bisa menjadi 4:2 lalu 4:3, dan terakhir samakanlah takarannya.

2. Jika sudah bisa beralih ke beras merah, jangan lupa tambahkan kadar air dalam memasaknya. Intinya, gunakan kadar air yang lebih banyak daripada saat memasak beras merah.

3. Sebelum dimasak, rendamlah terlebih dahulu dalam air selama 15-60 menit agar empuk dan cepat matang.

4. Usahakanlah memasaknya di atas kompor, dengan cara ditanak. Hindari memasak menggunakan rice cooker atau magic coom karena bisa menghilangkan cita rasanya.

Beberapa tips di atas dapat dicoba bila ingin beralih dari beras putih ke beras merah. Namun tentu saja perlu proses.

Akan sulit jika hari ini kita terbiasa makan beras putih, lalu besok langsung beralih ke beras merah. Terlebih bagi yang mengonsumsi selama bertahun-tahun.

Karena itulah diperlukan trik untuk mengakalinya, yaitu dengan mencampurnya terlebih dahulu.

Namun sebenarnya kembali lagi pada tiap-tiap orang. Nah, semoga penjelasan ini dapat mencerahkan masyarakat.

Apalagi bagi yang masih bingung menjawab pertanyaan ‘bolehkah mencampur beras merah dan putih.’


Referensi:huffingtonpost, drozindonesiatranstv

 

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here