Bolehkah Mencampur Liquid Vapor, Bolehkah.Com – Jika ada yang bertanya bolehkah mencampur liquid Vapor, tanpa mempertimbangkan aspek lain, tentu jawabannya boleh.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Liquid Vapor pada VapeJika pertanyaannya apakah bisa? Akan selalu ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan maupun efek samping dari pencampuran tersebut.

Mengenal liquid itu sendiri menjadi penting jika muncul pemikiran untuk mencampurnya. Semoga penjelasan berikut bisa memberi jawaban

Bolehkah Mencampur Liquid Vapor – Varian Rasa

Kemunculannya di Indonesia pada tahun 2010 membuat para perokok aktif memiliki alternatif lain selain merokok dengan cara konvensional.

Rokok elektrik atau yang lebih familiar dengan sebutan Vapor menyedot perhatian para perokok konvensional.

Bagaimana tidak, Vapor hadir dengan menawarkan banyak variasi rasa. Hingga saat ini sudah ada bermacam-macam rasa seperti susu, apel, pisang, nanas, strawbery, mangga, kopi, coklat hingga jeruk.

Keberagaman rasa tersebut tentu membuat para pecandu rokok konvensional penasaran dan akhirnya tak sedikit yang menjadi ketagihan. Cairan dalam berbagai rasa itulah yang disebut liquid, yang nantinya diubah menjadi uap.




Terdapat empat bahan utama untuk membuat liquid tersebut. Pertama adalah PG (Propylene Glycol).

Bahan yang juga biasa digunakan untuk pelarut dalam indusrti makanan, campuran obat , bahan pelembab pada industry kosmetik, dan antifreeze ini memiliki sifat kental, jernih, cair, sedikit pahit, sedikit berbau dan memiliki tekanan uap yang rendah.

Bahan utama selanjutnya adalah VG (Vegetable Glycerin). Hampir sama seperti PG, bahan ini bersifat kental, manis dan tidak berbau.

Cairan VG inilah yang member pengaruh besar pada kekentalan liquid, ketebalan uap air dan munculnya rasa manis.

Itulah mengapa komposisi VG biasanya lebih banyak dibanding PG, antara 70:30 atau 60:40, demi menghasilkan efek uap yang tebal dan rasa manis yang tahan lama. Tak perlu khawatir karena kedua bahan tersebut telah dinyatakan aman.

Bolehkah Mencampur Liquid Vapor – Rasa Yang Tak Lagi Sama

Bahan berikutnya tentu saja perasa. Dalam membuat liquid pilihan, terdapat dua alternatif pilihan dalam bahan perasa antara lain flavoring dan essence.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur Liquid Vapor Apa BahayanyaFlavoring adalah kategori yang memberikan rasa pada Vapor. Artinya, jika menginginkan rasa yang tajam, disarankan untuk menggunakan flavoring.

Berbeda dengan flavoring, essence berfungsi untuk menimbulkan efek bau pada uap, namun tak berpengaruh pada rasa.




Jika menginginkan aroma yang kuat pada uap yang dihasilkan, essence lebih dianjurkan. Komposisi perasa ini bisa diatur tergantung selera.

Jika sudah mendapatkan bahan-bahan tersebut, pastikan untuk menyimpannya di tempat dengan suhu dingin. Suhu yang terlalu panas dapat menghilangkan rasa bahkan merusak liquid.

Hal yang tak kalah penting adalah alat yang hendak digunakan untuk menyuntikkan liquid itu sendiri. Pastikan untuk menggunakan jarum suntik yang steril untuk menghindarkan diri dari kemungkinan terjangkitnya virus yang tak dinginkan.

Jangan mengira bahwa dengan berpindah ke Vapor, maka perokok bebas dari nikotin. Kandungan nikotin tetap ada dalam Vapor, hanya saja porsinya tak sebanyak jika kita merokok secara konvensional.

Nikotin inilah yang menimbulkan efek kuat dan bersifat stimulant terhadap tubuh manuisa.

Kesimpulan

Berdasarkan paparan bahan utama tadi, mencampur liquid bisa menjadi ide yang layak dicoba. Belum ada yang bisa membayangkan bagaimana jadinya jika liquid rasa jeruk dipadukan dengan liquid rasa kopi.

Selama pandai-pandai dalam mengatur takaran dan menerka campuran rasa yang tepat, mencampur liquid bisa menjadi ida bagus, sehingga pertanyaan bolehkah mencampur liquid Vapor makin jarang terdengar.





Referensi: vaporterbaik, idkaca, idblogpedia

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here