Bolehkah Mencampur ASI Perah Beda Hari, Bolehkah.Com – Bagi ibu menyusui, pertanyaan ‘bolehkah mencampur ASI perah beda hari? Menjadi pertanyaan yang lumrah. Tidak hanya bagi para ibu yang bekerja di luar rumah.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur ASI Perah Beda Hari Apa Efek SampingnyaYang menjadi ibu rumah tangga penuh pun seringkali bingung mengenai hal ini. Namun memang tentu saja, hal ini paling krusial bagi para ibu pekerja di luar rumah yang tak memiliki waktu fleksibel bagi si buah hati.

Karena itulah cara ini menjadi pilihan utama yang ditempuh. Namun bagaimana sebenarnya mengenai hal ini?

Bolehkah Mencampur ASI Perah Beda Hari – Bagaimana kualitasnya?

Sebelum masuk dalam pembahasan mengenai ASI perah di hari yang berbeda, perlu diketahui bahwa pada dasarnya kualitas ASI yang langsung dari payudara dengan ASI perah adalah sama.




Hal ini pernah disampaikan oleh dr. Martina Claudia, SpOG dari Rumah Sakit Siloam. Beliau menilai demikian, asal tentu saja ASI tersebut disajikan dan disimpan dengan cara yang baik. Karena itu, para ibu tak perlu kuatir atas kualitas ASI perahnya.

Bolehkah Mencampur ASI Perah Beda Hari – Bagaimana penerapannya?

Nah, setelah memahami fakta di atas, yang perlu diketahui berikutnya adalah bagaimana dengan ASI yang diperah pada waktu berbeda?

Para ahli pada umumnya setuju bahwa ini boleh dilakukan, namun tentu saja dengan cara-cara yang benar. Berikut beberapa cara tersebut.

  1. Samakan kondisi ASI

Saat memompa ASI untuk disimpan, sebaiknya langsung disimpan di lemari es (pendingin) jika tidak langsung diberikan.

Lalu saat akan diberikan pada bayi, campurlah ASI yang dingin dengan ASI yang dingin pula. Bila yang baru saja diperas belum dingin, maka dinginkan dulu sampai kondisinya sama dengan ASI yang ingin dicampur.




Jangan mencampur ASI yang tidak pada kondisi yang sama, seperti ASI dingin dengan beku, atau ASI beku dengan hangat.

  1. Simpanlah dalam wadah yang kecil

Saat menyimpan ASI di pendingin, usahakanlah menyimpannya dalam wadah yang tidak terlalu besar. Ini berfungsi untuk memudahkan dalam mencairkan atau menghangatkan ASI.

Selain itu ASI yang digunakan tidak mubazir, karena jika sudah dikeluarkan dari kulkas dan tidak habis diminum, sebaiknya tidak disimpan lagi untuk keesokan harinya. Karena itu, simpanlah dalam wadah-wadah yang kecil agar lebih efisien.

Gambar Foto Bolehkah Mencampur ASI Perah Beda Hari dan Bagaimana Cara MenyimpannyaKedua cara tersebut sangat penting untuk dipahami dan diterapkan. Perlu diingat juga, walaupun mencampur ASI perah dibolehkan, namun tetap saja akan ada perbedaan bila tidak diberikan sesuai cara yang benar.

Jan Barger, seorang konsultan laktasi, mengatakan cara yang umum untuk mencampur ASI adalah mencampurkan hasil perahan pada hari Selasa dengan hari Senin.




Tapi itu pun tetap perlu hati-hati. ASI perah memerlukan perhatian yang lebih khusus, maksudnya seorang ibu harus meluangkan waktunya untuk memompa ASI terlebih dahulu, dan lalu menyimpannya di pendingin.

Waktu dan tenaga untuk itu jelas tak ingin disia-siakan, bukan? Jadi jangan sampai ASI perah tersebut terbuang sia-sia saat bayi tak mau meminumnya karena sudah merasa kenyang.

Dan seperti yang telah dijelaskan di atas, ASI perah yang sudah terlanjur dikeluarkan sebaiknya jangan disimpan kembali untuk keesokan harinya. Apalagi di dalam kulkas ada berbagai macam bahan makanan yang bisa saja merusak kualitas ASI.

Jadi kesimpulannya, usahakanlah untuk memberikan ASI perah dalam selang waktu yang tidak lama.

Walaupun boleh mencampurnya, para dokter dan ahli pun menganjurkan hanya dalam batas waktu beberapa jam, maksimal 24 jam saja. Boleh juga pada hari yang berbeda dengan menerapkan cara di atas.




Nah, semoga fakta tentang ‘bolehkah mencampur ASI perah beda hari’ ini dapat membantu para ibu yang memerlukan.


referensi: babycenter, detikhealth

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
3Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here