Bolehkah Dalam Abstraksi Penulis Memasukkan Opini Dirinya? Cari Tahu Juga Tata Cara Penulisan Abstraksi

0

Bolehkah Dalam Abstraksi Penulis Memasukkan Opini Dirinya, Bolehkah.Com – Abstraksi adalah bentuk singkat atau rangkuman dari sebuah karya ilmiah.

Gambar Foto Bolehkah Dalam Abstraksi Penulis Memasukkan Opini Dirinya SendiriFungsinya menjelaskan kepada pembaca mengenai apa saja yang terdapat dalam tulisan tersebut. Kebanyakan penulis akan meletakkan abstraksi di halaman sebelum bab-bab.

Ada dua bentuk abstraksi yang dikenal berdasarkan sifatnya yaitu deskriptif dan informatif. Khusus untuk abstrak informatif dibagi menjadi dua yaitu ringkasan dan ikhtisar.

Abstrak deskriptif hanya menyampaikan uraian yang sangat singkat mengenai isi karya ilmiah dan hanya menjelaskan ide pokok saja.



Abstrak ini tidak membutuhkan penjelasan secara terperinci atau menampilkan contoh secara ilustratif.

Abstrak ringkasan merupakan penyajian singkat mengenai isi karya ilmiah dengan mengindahkan urutan bab secara proporsional.

Sementara itu, abstrak yang berbentuk ikhtisar yaitu bentuk ringkasan dengan tidak mempertahankan urutan bab.

Bolehkah Dalam Abstraksi Penulis Memasukkan Opini Dirinya? Apakah Sesuai Prosedur?

Dalam penulisan karya ilmiah penulis atau peneliti dilarang keras memasukkan opini pribadinya ke dalam karya. Lalu bagaimana jika pada abstrak?

Ternyata hal itu tidak boleh dilakukan. Apa yang disampaikan dalam abstraksi harus murni berdasarkan hasil penelitian.



Menulis abstrak bukanlah hal yang bisa dilakukan dalam satu kali penulisan. Bagian ini merupakan display yang akan menentukan apakah karya ilmiah kita layak dijadikan acuan atau tidak.

Dalam mengajukan karya ilmiah ke dalam konferensi, setidaknya butuh berkali-kali dalam penulisan abstrak ini.

Mengapa? Karena abstrak inilah yang akan membantu para penilai untuk mengetahui kualitas karya ilmiah kita.

Pun demikian dengan karya ilmiah reguler seperti skripsi, tesis dan disertasi. Penulisan abstrak harus sangat hati-hati.

Nantinya bagian yang akan diunggah menjadi jurnal adalah abstrak. Dalam pengujian skripsi dan sejenisnya, abstrak berguna sebagai peer preview yang akan membantu para penguji memperoleh gambaran mengenai penelitian ilmiah kita.

Karakteristik Abstraksi

Gambar Foto Bolehkah Dalam Abstraksi Penulis Memasukkan Opini Dirinya Tanpa KutipanAda beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis abstraksi, antara lain:

  • Sifat tulisan

Abstraksi dapat bersifat informatif kualtatif dan kuantitatif berdasarkan jenis karya ilmiah serta dapat bersifat deskriptif, analitik, deduktif, induktif dan deduktif.




  • Ringkas

Abstrak disusun secara ringkas. Untuk penulisan karya ilmiah seperti skripsi, tesis dan disertasi ditulis dalam 250-300 kata.

  • Abstrak hanya memuat metode kerja

Metode kerja yang kita cantumkan akan memberikan gambaran bagaimana cara kita mengumpulkan dan mengolah data.

  • Hilangkan hal yang lazim

Agar abstrak tetap ringkas, buang semua hal-hal yang rinci, hal yang sudah diketahui khalayak dan hal yang menjelaskan cara kerja.

  • Spasi 1, 12 pt

Untuk menulis abstraksi dalam spasi 1, kita harus menggunakan huruf times new roman dengan font 12 pt.

Bolehkah Dalam Abstraksi Penulis Memasukkan Opini Dirinya – Syarat Sebuah Abstraksi

1. Abstrak adalah bentuk ringkas namun menyeluruh sehingga menggambarkan keseluruhan isi judul. Dibuat dalam satu kesatuan (hanya satu paragraf).

2. Tidak memuat unsur subjektif penulis. Semuanya harus murni berdasar atas hasil penelitian.

3. Diletakkan di awal karangan sehingga para pembaca bisa langsung mengetahui keseluruhan informasi karya ilmiah.

4. Sedapat mungkin memakai kalimat pasif.

5. Tidak diperkenankan mencantumkan kepustakaan, ilustrasi, tabel atau grafik.

6. Mencantumkan paling tidak 3 kata kunci agar dapat diindeks dan dapat ditemukan dengan mudah.

Dengan adanya abstraksi, penulis akan terhindar dari bahaya plagiarism, falsisme, dan penggunaan opini pribadi.

Jumlah kata yang terbatas juga akan membuat kita jeli unsur apa saja yang akan kita masukkan ke dalamnya.

Semoga pembahasan mengenai bolehkah dalam abstraksi penulis memasukkan opini dirinya ini bermanfaat.


Referensi: threevia, omdompetaub

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here