Bolehkah Berhenti dari BPJS? Bolehkah.Com – Meskipun BPJS memberikan banyak manfaat dan keringanan, khusunya BPJS Kesehatan, masih banyak yang bertanya “Bolehkah berhenti dari BPJS?”.

Gambar Foto Bolehkah Berhenti dari BPJS KesehatanBerbagai alasan yang mendasari pertanyaan tersebut muncul salah satunya karena faktor ketidaksanggupan membayar iuran bulanan.

Nah, berikut ini beberapa penjelasan yang dapat disimak guna menjawab pertanyaan tersebut.

Jenis Kepesertaan BPJS Kesehatan

Saat mendaftar menjadi anggota BPJS Kesehatan, pendaftar dapat memilih jenis kepesertaan atau keanggotaan BPJS sesuai dengan kemampuan biaya.

Ternyata, BPJS Kesehatan mempunyai beberapa jenis kepesertaan yang diantaranya adalah PBI, PBPU, PPU, dan BP.

Nah, bagi yang belum tahu jenis kepesertaan BPJS tersebut, akan dijelaskan sebagai berikut

  1. Peserta PBI

Peserta yang mengikuti kepesertaan PBI (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) merupakan mereka yang digolongkan sebagai fakir miskin atau orang tidak mampu.

Penetapan peserta PBI ini disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  1. Peserta Non PBI

Kepesertaan Non PBI atau Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan terdiri dari beberapa jenis kepesertaan, yaitu:

1. Pekerja Penerima Upah (PPU) beserta dengan anggota keluarganya;

peserta yang digolongkan dalam jenis kepesertaan ini adalah mereka yang bekerja sebagai anggota TNI, anggota Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pejabat Negara, Pegawai Pemerintah bukan Pegawai Negeri, dan Pegawai Swasta.

2. Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) beserta anggota keluarganya;

Yang digolongkan dalam jenis kepesertaan ini adalah pekerja yang bukan penerima upah termasuk warga negara asing yang bekerja paling singkat 6 bulan di Indonesia dan pekerja mandiri atau pekerja di luar hubungan kerja.

3. Bukan Pekerja (BP) bersama dengan anggota keluarganya;

mereka yang digolongkan ke dalam jenis kepesertaan ini adalah Pemberi Kerja, Investor. Veteran.

Perintis Kemerdekaan, dan janda, duda, atau anak yatim piatu.

Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dihentikan?

Gambar Foto Bolehkah Berhenti dari BPJS untuk Warga Kurang mampuNah, sifat kepesertaan BPJS Kesehatan yang telah disebutkan di atas adalah wajib yang berarti program BPJS Kesehatan itu wajib diikuti oleh seluruh penduduk Indonesia yang memiliki penghasilan termasuk mereka yang tergolong fakir miskin dan warga negeara asing yang sudah bekerja di Indonesia selama kurang lebih 6 bulan.

Hal tersebut telah diatur dalam Perpres RI Nomor 111 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan yang dimuat dalam Pasal 6 ayat (1) yang menyatakan kepesertaan Jaminan Kesehatan mencakup seluruh penduduk Indonesia serta bersifat wajib.

Sehingga, jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah peserta tidak dapat membatalkan, berhenti, atau keluar karena kepesertaan BPJS Kesehatan berlaku seumur hidup hingga peserta tersebut meninggal dunia.

Lalu, bagaimana kalau ada peserta BPJS yang berhenti membayar iuran BPJS Kesehatan? Apakah peserta tersebut akan dikeluarkan dari kepesertaan BPJS Kesehatan?

Ternyata, meskipun peserta tidak membayar iuran BPJS Kesehatan dengan alasan ingin berhenti dari kepesertaan BPJS, peserta tersebut tetap tidak akan bisa berhenti dari kepesertaan BPJS.

Selain itu, kalau peserta tidak membayar iuran BPJS malah nantinya akan menjadi utang piutang dan antara peserta dan BPJS Kesehatan dan akan ditagihkan bersama dengan denda keterlambatan membayar iuran.

Pasalnya, iuran BPJS Kesehatan nantinya akan menjadi dana bantuan bagi peserta BPJS lain yang mengalami sakit dan membutuhkan biaya dan peserta yang membayar iuran BPJS juga akan mendapat bantuan dana untuk biaya pengobatan dari iuran peserta BPJS yang lain.

Jadi, dengan kata lain program BPJS Kesehatan merupakan program gotong royong untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Kesimpulan Bolehkah Berhenti dari BPJS

Kesimpulannya, BPJS Kesehatan merupakan kewajiban seluruh penduduk Indonesia dan kepesertaannya tidak dapat dihentikan sama sekali, kecuali kalau peserta tersebut telah meninggal dunia.

  • Bagaimana Jika Iuran BPJS Telat Dibayar? bolehkah? Simak Jawabannya Disini

Penjelasan di atas pastinya telah menjawab pertanyaan bolehkah berhenti dari BPJS dan diharapkan dapat bermanfaat.

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here