Bolehkah Pilot Berkacamata, Bolehkah.Com – Pasti ada pertanyaan tentang boleh tidaknya seorang pilot memakai kacamata atau “Apakah tidak berbahaya kalau pilot berkacamata?”

Gambar Foto Bolehkah Pilot Berkacamata Saat MengudaraPertanyaan-pertanyaan itu merupakan beberapa pertanyaan yang sering muncul atau dilontarkan orang-orang yang ingin mengetahui atau ingin menjadi seroang pilot.

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya kalau beberapa ulasan berikut disimak.

Bolehkah Pilot Berkacamata – Kesalahpahaman tentang Gambaran Seorang Pilot

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, akan muncul sebuah kesalahpahaman mengenai cara pandang orang-orang tentang pilot.

Orang-orang akan mengira menjadi seorang pilot itu haruslah memiliki badan yang bagus, tegak, tinggi, tidak berkacamata, dan hal-hal baik lainnya.

Dengan kata lain, gambaran seorang pilot melalui cara pandang orang-orang adalah seorang manusia yang sempurna.

Namun, hal tersebut merupakan kesalahan karena yang terpenting adalah seorang pilot itu harus sehat yang berarti tidak harus berbadan bagus, tidak berkacamata, dan lain-lain.

Mengenai Pilot Berkacamata

Gambar Foto Bolehkah Pilot Berkacamata Walau SehatKetika ada recruitment dari maskapai, jarang sekali ada maskapai yang meminta seorang pilot mempunyai berat badan ideal, tidak berkacamata, dan mempunyai tinggi minimal.

Nah, untuk mengetahui apakah pilot boleh berkacamata atau tidak, silahkan simak penjelasan mengenai kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan mata seorang pilot sebagai berikut.

Menurut Standar Kesehatan dan Sertifikasi atau Medical Certification, seorang pilot harus memenuhi syarat, diantaranya adalah:

  • Jarak ketajaman visual adalah 20/20 kaki atau 6/6 meter atau lebih bagi setiap mata masing-masing secara terpisah dengan atau tanpa lensa kontak atau koreksi.

Kalau perlu memakai lensa koreksi (lensa kontak atau kacamata) untuk pandangan 20/20, maka orang tersebut memenuhi syarat hanya dalam kondisi saat menggunakan lensa koreksi saat waktu bertindak menggunakan hak istimewa yang ada dalam sertifikat penerbangan yang dimilikinya.

  • Pengelihatan jarak dekat minimal adalah 20/40 atau lebih dari itu, jaeger 2 pada jarak 16 inci pada masing-masing mata, dengan atau tanpa menggunakan lensa koreksi.

Kalau pilot berusia 50 tajun atau lebih, jarak pengelihatan terdekat adalah 20/40 atau lebih baik, sama seperti pada jarak 16 inci dan 32 inci untuk masing-masing mata, dengan atau tanpa menggunakan lensa koreksi.

  • Memiliki lapangan pandang yang normal.
  • Memiliki kemampuan untuk melihat warna-warna yang diperlukan untuk melakukan tugas sebagai personil penerbangan dengan aman atau tidak terbukti memiliki gangguan buta warna pada warna-warna tertentu.
  • Tidak memiliki riwayat patologis akut atau kronik pada setiap mata yang dapat mengganggu fungsi mata untuk bekerja normal, yang mungkin dapat mejadi lebih berat, atau diduga dapat berakibat lebih fatal ketika melakukan penerbangan.
  • Memiliki hubungan vergencephoria dan bifoveal fixation yang cukup untuk mencegah pecahnya suatu fusi pada kondisi yang kemungkinan terjadi saat melaksanakan tugas.

Tes untuk faktor yang telah disebutkan pada paragraf ini tidak diperlukan, kecuali untuk peserta yang diketahui mempunyai lebih dari satu prism diopters of exophoria.

Kalau nilai-nilai tersebut terlewati, maka Direktur Jenderal berhak meminta peserta tersebut untuk diperiksa dokter spesialis mata untuk menentukan adanya vergencephoria dan bifoveal fixation.

Kesimpulan Bolehkah Pilot Berkacamata?

Setelah melihat beberapa penjelasan mengenai kesalahpahaman mengenai gambaran dari seorang pilot dan mengenai peraturan pilot berkacamata, dapat disimpulkan bahwa seorang pilot sebenarnya boleh menggunakan kacamata dan memenuhi syarat-syarat yang berlaku dalam Standar Kesehatan dan Sertifikasi atau Medical Certification.

Seorang pilot yang profesional memang tidak diharuskan mempunyai badan bagus, tegak, dan tinggi, apalagi tidak berkacamata.

Hal yang terpenting adalah pilot itu lolos tes kesehatan dan memenuhi semua syarat kesehatan, termasuk kesehatan mata.

Jadi, jawaban untuk pertanyaan “Bolehkah pilot berkacamata?” adalah boleh asalkan memenuhi semua syarat dan ketentuan yang diberlakukan.

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
25Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here