Bolehkah karyawan menolak mutasi? Bolehkah.Com –  Pertanyaan ini selalu menjadi pertanyaan problematis bagi para karyawan. Banyak alasan yang mendasari penolakan tersebut.

Gambar Foto Bolehkah Karyawan Menolak Mutasi Menurut Peraturan Undang-UndangAlasan yang sering dikemukakan adalah lokasi mutasi yang jauh dari rumah. Alasan lainnya adalah proses mutasi yang mempersulit keluarga karyawan.

Lalu, apakah dibenarkan kalau karyawan menolak mutasi? Simaklah penjelasan di bawah ini.

Bolehkah Karyawan Menolak Mutasi – Peraturan Perusahaan

Dalam peraturan perusahaan manapun, ada poin yang selalu mencantumkan “bersedia untuk ditempatkan di mana saja di seluruh wilayah Indonesia.”

Ketika karyawan menandatangani peraturan perusahaan tersebut, karyawan secara otomatis tunduk kepada peraturan ini.

Dapat disimpulkan bahwa menolak mutasi sama dengan menolak perintah kerja.




Sehubungan dengan peraturan perusahaan, yang menjadi salah satu dasar penentuan peraturan perusahaan ini adalah Pasal 32 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Dalam pasal ini disebutkan bahwa:

  1. Penempatan tenaga kerja harus dilakukan berdasarkan asas terbuka, bebas, obyektif, serta adil dan setara tanpa diskriminasi.
  2. Penempatan tenaga kerja dimaksudkan untuk menempatkan tenaga kerja pada jabatan yang tepat sesuai keahlian, keterampilan, bakat, minat, dan kemampuan dan dengan memperhatikan harkat, martabat, hak asasi, dan perlindungan hukum.
  3. Penempatan tenaga kerja dilakukan dengan memperhatikan pemerataan kesempatan kerja dan penyediaan tenaga kerja sesuai kebutuhan program nasional dan daerah.

Berdasarkan pada undang-undang ini, adala jelas bahwa mutasi merupakan perintah kerja yang mutlak harus dilaksanakan dan dapat dipaksakan.

Ada beberapa kasus tertentu yang menunjukkan bahwa penolakan mutasi.

Salah satu kasus yang terkenal adalah perkara antara Bambang Prakoso melawan Bank Mega.

Dalam perkara ini, Bambang menolak untuk melaksanakan putusan mutasi Bank Mega.

Konsekuensinya adalah penolakan ini membuat Bank Mega melayangkan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial.

Bank Mega beralasan bahwa prosedur mutasi sudah sesuai dengan koridor hukum, terutama Pasal 32 UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.




Mutasi pun mutlak harus dilaksanakan sebab Bambang sudah menandatangani peraturan perusahaan.

Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial yang dipimpin Prasaja pun memenangkan gugatan Bank Mega.

Berkaca dari kasus ini, sudah jelas keputusannya bahwa menolak mutasi tidak diperbolehkan dan akan memiliki konsekuensi hukum.

Konsekuensi hukum pun akan beragam, mulai dari penundaan kenaikan pangkat hingga pemutusan hubungan kerja.

Jika tidak ingin terperangkap dalam konsekuensi ini, para karyawan hendaknya memahami peraturan perusahaan atau peraturan kerja bersama terlebih dahulu.

Dengan memahami peraturan ini, kerjasama yang dijalin kedua belah pihak tentunya akan menjadi lebih efektif.

Perjanjian akan menjadi lebih kuat sehingga mengikat kedua belah pihak dengan tepat.

Solusi Karyawan yang Tidak Ingin Dimutasi

Gambar Foto Bolehkah Karyawan Menolak Mutasi Mengapa Apa Alasannya dan AkibatnyaApabila tidak boleh menolak mutasi, sedangkan karyawan berkeberatan dengan mutasi tersebut, apa yang dapat dilakukan kemudian?




Berkaca pada Pasal 1 Pasar 32 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, penempatan tenaga kerja wajib memperhatikan asas obyektif.

Pasal inilah yang dapat dijadikan landasan hukum untuk mengajukan nota keberatan terhadap perusahaan.

Dengan mengajukan nota keberatan ini, karyawan tentunya terlepas dari konsekuensi hukum yang ada dan dapat menawar kebijakan mutasi.

Harapannya adalah perusahaan akan mempertimbangkan kembali keputusan tersebut sehingga baik karyawan maupun perusahaan akan mencapai kesepakatan bersama yang menguntungkan kedua belah pihak.

Kesimpulan

Jadi, kesimpulannya adalah karyawan tidak boleh menolak keputusan mutasi.

Yang dapat dilakukan hanyalah mengajukan nota keberatan dengan harapan perusahaan akan mempertimbangkan kembali keputusan mutasi tersebut.




Keputusan ini pun tetap berada di tangan perusahaan.

Semoga atas jawaban terhadap pertanyaan bolehkah karyawan menolak mutasi bermanfaat bagi para karyawan sekalian.


referensi: hukumonline, ketenagakerjaan

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here