Bolehkah Mengganti Warna Mobil, Bolehkah.Com – Saat ini makin banyak saja mobil wira wiri dengan tempelan stiker dan warna-warni baik sebagian body atau full body.

Gambar Foto Bolehkah Mengganti Warna Mobil Tidak Sesuai STNKBanyak bengkel yang menawarkan pemasangan stiker mobil dengan desain yang sangat mengundang.

Menarik memang tapi apakah hal tersebut diperbolehkan?

Sebelum Anda memutuskan untuk memasang stiker mobil, ada baiknya mengikuti ulasan berikut ini.

Bolehkah Mengganti Warna Mobil dan Menempel Stiker?

Mengganti warna dan menempel stiker pada mobil boleh saja dilakukan asalkan memenuhi kriteria.

Kedua tindakan tersebut bukan termasuk memodifikasi karena tidak mengubah spesifikasi teknis dimensi, mesin mobil atau kemampuan dan atau daya angkut mobil.

Untuk mengganti cat atau warna mobil dengan warna yang berbeda dengan STNK, Anda harus melakukan identifikasi dan registrasi ulang di kepolisian bidang lalu lintas.

Hal ini ditujukan sebagai data forensik kepolisian.

Setelah itu, Anda akan diminta mengubah warna mobil di STNK agar sama dengan warna saat ini.

Kemudian untuk pemasangan stiker baik itu sebagian maupun full body sehingga menutupi warna dasar cat mobil juga diperbolehkan selama memenuhi ketentuan berikut ini:

1. Pemasangan sticker tidak boleh membahayakan keselamatan dalam berlalu lintas, tidak mengganggu konsentrasi para pengguna jalan.

2. Untuk pemasangan sticker full body sehingga warna dasar atau asli mobil tertutup akan dianggap pelanggaran jika tidak dibarengi dengan registrasi dan identifikasi ulang.

Dengan demikian warna mobil di STNK dan di bodi mobil merupakan warna yang sama.

3. Penempelan sticker pada body mobil tidak boleh mengandung unsur kebencian, penghinaan, atau permusuhan dan mengganggu ketentraman.

Lalu bagaimana jika sticker full body tersebut bersifat temporer seperti hanya dimaksudkan untuk kampanye atau kepentingan kontes? Apakah perlu mengganti STNK?

Anda tidak perlu mengganti STNK jika sticker ini hanya bersifat temporer.

Jalan yang bisa ditempuh adalah dengan meminta surat keterangan dari kepolisian yang berlaku selama 3 bulan dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan.

Cara Memasang Sticker Yang Taat Hukumolehkah Mengganti Warna Mobil

Gambar Foto Bolehkah Mengganti Warna Mobil dan Sticker Tidak Full Body

  • Demi keamanan berlalu lintas, hindari sticker dengan warna mencolok. Sticker mencolok akan mengganggu konsentrasi para pengguna jalan dan sangat mungkin mengakibatkan kecelakaan.

 

  • Perhatian kata-kata dalam sticker Anda.

Jangan sekali-kali menempel sticker yang mengandung nada permusuhan, kebencian, dan penghinaan.

 

  • Pilih bengkel resmi (memiliki NPWP/SIUP) untuk memudahkan pendataan ulang.
  • Untuk pemasangan sticker temporer 3 hingga 5 tahun, akan lebih baik jika mengganti STNK agar klop dengan mobil. Bawa serta fotokopian STNK sebelumnya dan surat keterangan dari bengkel untuk dilaporkan ke kepolisian.
  • Setelah mengantongi surat dari kepolisian, bawa segera ke SAMSAT beserta mobil tersebut untuk pendataan ulang.
  • Selanutnya mengurus administrasi di bagian tata usaha.
  • Tahap terakhir adalah menuju loket rubentina yang merupakan singkatan dari rubah bentuk dan ganti warna untuk mengurus permohonan.

Dilansir dari hukumonline.com, Anda boleh untuk memasang stiker full body tanpa surat izin dari kepolisian dan atau mengganti STNK selama warna yang digunakan dominan dengan warna dasar mobil.

Hanya saja, Anda perlu memperhatikan material warna yang digunakan karena beberapa perusahaan pemegang merek menjadi acuan data entry yang ada di kepolisian.

Sekarang sudah jelas bukan bahwa mengganti cat dan menempel stiker pada mobil bukan merupakan tindakan melanggar hukum jika melakukan registrasi dan identifikasi ulang.

Semoga artikel mengenai bolehkah mengganti warna mobil dan memasang stiker ini bermanfaat.


sumber: mobilinanews, techtonime

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
3Shares

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here