Bolehkah Mengganti MCB PLN, Bolehkah.Com – Listrik merupakan fasilitas vital dalam menunjang segala kegiatan kita sehari-hari.

Bahkan kita akan berkata bahwa dunia suram tanpa listrik.

Gambar Foto Bolehkah Mengganti MCB PLN tanpa IzinMemang, Sejak kehadirannya, manusia hampir tidak bisa meninggalkan listrik.

Masalahnya tidak selamanya kondisi listrik di rumah kita selalu dalam keadaan baik.

Ada saja satu atau faktor yang menyebabkan ia terganggu fungsinya baik karena human error atau faktor alam.

Bolehkah Mengganti MCB PLN Sendiri?

MCB merupakan kepanjangan dari Mini Circuit Breaker atau yang masyarakat ketahui sebagai pembatas daya.

Mengganti MCB sendiri (tanpa sepengetahuan PLN) dengan daya yang lebih besar adalah pelanggaran.

Jangankan mengganti MCB, membuka segelnya saja merupakan pelanggaran. Anda bisa dikenakan denda.

Kebanyakan kasus yang sering terjadi adalah mengganti MCB dengan daya yang lebih besar.

Tindakan ini rentan karena akan memicu kebakaran akibat hubungan arus pendek.

PLN pun akan jelas mengalami kerugian karena Anda memakai daya yang lebih besar tetapi membayar dengan tarif daya biasa.

Lalu bagaimana jika mengganti MCB dengan daya yang sama namun dengan tidak melibatkan PLN? Sama saja.

Tindakan yang Anda lakukan juga merupakan pelanggaran.

Jika ditemukan fakta pelanggaran saat PLN menggelar P2TL (Penertiban Penggunaan Tenaga Listrik), Anda akan mendapat denda atau sanksi berupa pemutusan arus listrik sementara sampai denda dibayarkan.

Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 1486.K/DIR/2011 tentang penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) memuat 4 pelanggaran:

Pelanggaran Golongan I (P I) yaitu jenis pelanggaran yang mempengaruhi batasan daya, dengan kasus pelanggaran:

  • Segel pada MCB PLN rusak, hilang atau tidak sesuai dengan yang asli atau bahkan alat tersebut hilang atau tidak semestinya.
  • Kemampuan MCB menjadi lebih besar baik itu dengan mengubah setting relay atau mengganti phasa menjadi netral.
  • Menghubungkan MCB secara langsung pada kabel sehingga daya lebih besar.
  • Merusak segel atau menghilangkan atau mengganti peralatan PLN dengan yang tidak seharusnya.
  • Menghilangkan meter kVA maks atau merusak atau menghilangkannya.
  • Melakukan hal-hal lain yang bertujuan untuk menambah daya.

Pelanggaran Golongan II (P II) yaitu jenis pelanggaran yang mempengaruhi pengukuran energi seperti:

  • Merusak atau menghilangkan segel tera milik PLN pada meter listrik atau bahkan jika tidak sesuai dengan aslinya.
  • Alat pengukur meter listrik tidak sesuai dengan aslinya atau bahkan hilang.
  • Alat pengukur meter listrik rusak meskipun segel utuh.

Pelanggaran Golongan III (P III) yaitu jenis pelangaran yang menggabungkan pelanggaran golongan I dan II ( mempengaruhi batas daya dan pengukuran energi).

Pelangaran Golongan IV (P IV) yaitu pelanggaran yang dilakukan oleh bukan pelanggan.

Rumus Perhitungan Denda Mengganti MCB PLN Sendiri

Anda bisa menghitung sendiri besarnya denda yang akan Anda terima dengan rumus di bawah ini:

Rumus denda P I

Rumus denda P II

Rumus denda P III

Rumus denda P IV

Tips Mengurus kerusakan MCB atau Peralatan PLN Lainnya

Gambar Foto Bolehkah Mengganti MCB PLN Apa Dendanya

  • Cari tahu apa permasalahannya. Tapi jangan membuka segel.
  • Buat dokumentasi berupa foto dan video sebelum petugas datang. Hal ini untuk mencegah adanya maipulasi dari petugas.
  • Pastikan Anda melapor ke web resmi PLN atau nomor 123 untuk menghidari oknum atau calo.
  • Saat petugas datang, Anda bisa menelpon kembali untuk memastikan apakah PLN sudah mengirim petugas ke rumah Anda.
  • Dampingi saat melakukan pemeriksaan.
  • Tanyakan apa masalahnya.
  • Jika diberi tagihan, tanyakan rinciannya.
  • Silakan ajukan keberatan agar ditindaklanjuti.

Kesimpulan

Besarnya pelanggan listrik di Indonesia terkadang menjadi masalah tersendiri. Kebiasaan mencuri listrik tidak bisa dianggap sepele.

Ada dampak yang akan ditimbulkan. Ada harga yang harus dibayar.

Sekian artikel mengenai bolehkah mengganti MCB PLN sendiri. Semoga bermanfaat.


src: satuenergi¹, prokal², listrikdirumah³

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
10Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here