Bolehkah Gigi Anak Ditambal, Bolehkah.Com – Perawatan gigi anak merupakan suatu hal yang penting.

Jika gigi susu anak terawat dengan baik maka pertumbuhan gigi permanennya juga akan baik.

Gambar Foto bolehkah gigi anak ditambal menurut medisGigi susu anak tumbuh mulai dari usia 6 bulan dan lengkap saat berusia 3 tahun.

Sementara gigi permanen tumbuh dari usia 6 tahun.

Terkadang, ada saja hal yang menyebabkan gigi anak bermasalah dan menimbulkan karies gigi.

Karies gigi timbul karena zat asam yang dihasilkan plak yang menempel di gigi. Plak sendiri merupakan sisa makanan yang menempel pada gigi.

Jika tidak ditangani dengan baik maka zat asam akan merusak lapisan mineral anak dan menjadikan gigi anak lunak.

Jika gigi lunak karies gigi atau lubang gigi akan mudah terbentuk.

Kalau dibiarkan bukan tidak mungkin lubang akan bertambah lebar dan menjalar sehingga infeksi yang ditimbulkan akan bertambah parah.

Sering orang tua berpikir untuk mengabaikan karies gigi karena gigi susu akan berganti dengan gigi permanen di kemudian hari.

Tapi benarkah demikian?

Bolehkah Gigi Anak Ditambal Permanen?

Saat putra dan putri Anda mengalami masalah gigi, seperti karies dan menyebabkan rasa sakit karena sudah mencapai lapisan dentin gigi, hendaknya orang tua segera membawa mereka ke dokter gigi untuk diperiksa.

Masalahnya, tidak semua karies gigi bisa terdeteksi secara kasat mata karena baru mencapai email gigi (lapisan terluar gigi) sehingga anak tidak mengeluh.

Oleh sebab itu, pemeriksaan rutin paling tidak 6 bulan sekali harus dilakukan.

Biasanya jika gigi susu masih bisa dipertahankan, maka dokter hanya akan merawatnya dengan hanya membersihkan saluran akarnya dan memberi tambalan sementara.

Dokter kemudian akan melakukan observasi (jika diperlukan) dan menunggu tambalan lepas dalam 1 atau 2 minggu.

Setelah itu barulah tambalan permanen diberikan. Jika observasi tidak diperlukan maka tambalan bisa bersifat permanen.

Tambalan untuk anak biasanya khusus karena mengandung flour yang dapat mencegah karies gigi dan bersifat anti bakteri.

Dokter gigi biasanya akan menggunakan Glass Ionomer Cement yaitu semen gigi yang bisa menghasilkan fluor secara continue.

Atau mungkin juga sinar/ Composite untuk efek tambalan yang lebih kuat dan bernilai estetis baik.

Cara Merawat Gigi Anak

Gambar Foto bolehkah gigi anak ditambal apa bahaya efek sampingnyaMerawat gigi anak sebenarnya sama dengan merawat gigi pada dewasa, antara lain;

1. Gosok Gigi dengan Benar

Pastikan anak menggosok gigi dengan baik dan benar.

Orang tua dapat memberikan contoh menyikat gigi yang baik.

2. Gosok Gigi Tepat Waktu

Gosok gigi setelah makan dan minum dan menjelang tidur.

3. Hindari Susu Botol Menjelang Tidur

Hindari memberi susu botol menjelang tidur karena gigi akan terendam dan menyebabkan kuman berkembang biak sehingga mengakibatkan karies.

4. Hindari Makanan Manis dan Lengket

Hindari pula memberikan makanan yang manis dan lengket secara berlebihan seperti kue dan permen.

Terlebih jika gigi sudah ditambal. Menghindari jenis makanan ini akan membuat tambalan tetap kuat dan awet.

5. Periksakan Ke Dokter Gigi

Periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Biasakan memeriksa gigi walaupun tidak ada keluhan.

Dengan demikian anak akan terbiasa dengan dokter gigi dan tidak akan paranoid jika harus ke dokter gigi setelah dewasa.

Kesimpulan

Merawat gigi anak memang bukan perkara mudah.

Mereka lebih suka memakan makanan-makanan manis yang dengan mudah dapat menyebabkan plak.

Namun Anda tidak boleh menyerah untuk mengedukasi anak untuk merawat gigi susunya agar gigi permanennya bisa tumbuh dengan baik.

Semoga artikel mengenai bolehkah gigi anak ditambal karena berlubang ini bermanfaat.


sumber: mommiesdaily¹, okezone² dan klikdokter³

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
6Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here