Bolehkah Anak Flu Singapura Dimandikan, Bolehkah.Com – Dalam dunia kedokteran, flu singapura dinamai HFMD kependekan dari Hand, Foot, and Mouth Disease.

Istilah flu Singapura mencuat setelah penyakit ini mewabah di Singapura.

Penyakit ini disebabkan oleh virus-virus seperti Coxsackie A, Coxsackie B, Enterovirus 71 dan masih banyak jenis virus lainnya.

Gambar Foto bolehkah anak flu singapura dimandikan menurut kedokteran
Bolehkah Anak Flu Singapura Dimandikan?

Kebanyakan yang ditemukan di Indonesia adalah HFMD yang disebabkan virus Coxsackie A dan B yang tergolong virus ringan.

Bolehkan Anak Flu Singapura Dimandikan? Bahayakah?

Selama anak tidak menderita demam tinggi boleh saja dimandikan atau terkena angin.

Namun biasanya anak yang sedang demam tidak tahan dingin sehingga cukup dilap saja tubuhnya dengan waslap dan air hangat (http://www.alodokter.com/komunitas/topic/flu-singapura).

Kebanyakan orang yang menderita penyakit ini adalah anak-anak di bawah 5 tahun. Mungkin pula menyerang anak di atas usia itu atau bahkan orang dewasa.

Hal ini dimungkinkan daya tahan tubuh yang rendah.

Selain itu, pada umumnya anak-anak belum mampu menjaga jarak dengan penderita flu singapura.

Gejala Flu Singapura Ringan

Beberapa gejala ringan anak yang terserang virus ini antara lain;

  • Batuk / sakit tenggorokan.
  • Ruam (muncul setelah 2-3 hari demam).
  • Lesi (bintil seperti cacar air di beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki, mulut dalam atau bagian lainnya).
  • Kehilangan nafsu makan tapi masih ingin minum atau menyusu.
  • Biasanya batuk dan pilek tidak terlalu mendominasi.

Gejala Flu Singapura Berat

Namun, jika anak mengalami gejala flu singapura berat seperti di bawah ini harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Gejala-gejala tersebut antara lain;

  • hiperpireksia (demam tinggi hingga suhu >39 °C)
  • demam tidak lekas turun
  • nadi cepat
  • napas cepat dan sesak
  • kehilangan nafsu makan
  • muntah
  • diare hingga dehidrasi, lemas dan sering mengantuk
  • kaki, leher, dan lengan terasa nyeri, bahkan mengalami kelumpuhan saraf kranial.

Sama dengan penyakit flu biasa, flu singapura juga sering menyerang saat musim panas.

Penularan virus dapat melalui jalur pencernaan atau saluran pernapasan, yakni dari cairan ludah, ingus, air liur, feses, cairan dari luka, dan cairan lainnya yang keluar dari tubuh.

Sedikit saja terkena butiran ludah orang yang terinfeksi flu singapura, maka kemungkinan besar anak akan tertular.

Masa inkubasi flu singapura adalah 3-7 hari.

Belum Ada Vaksin untuk Flu Singapura

Gambar Foto bolehkah anak flu singapura dimandikan apa dampaknyaKabar buruknya hingga sekarang belum tersedia vaksin flu singapura pencegahan dan pengobatan harus mengandalkan antibodi sendiri.

Pencegahan dari luar bisa kita lakukan dengan menjaga kebersihan diri seperti membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktivitas.

Selain itu, mengonsumsi makanan yang bergizi merupakan hal yang sangat dianjurkan.

Gizi yang seimbang akan memperkuat daya tahan tubuh dari penyakit mana pun tidak terkecuali flu singapura.

Cara Menangani Anak Yang Terkena Flu Singapura Ringan

Bila anak kita mengalami gejala mirip flu singapura, kita bisa melakukan hal-hal berikut ini;

  • Memastikan anak cukup istirahat.
  • Memakaikan masker agar tidak menularkan kepada anggota keluarga lain atau teman.
  • Berikan makan dengan gizi seimbang dan banyak minum.
  • Pisahkan tempat tidurnya selama masih ada ruam.
  • Berikan obat suportif (paracetamol, antiseptik, penghilang nyeri dan lain-lain)
  • Berikan multivitamin agar daya tahan tubuh meningkat.
  • Segera bawa ke dokter.

Baca Juga, Bolehkah anak demam minum kelapa muda dan makan semangka

Bolehkah Anak Flu Singapura Dimandikan? Kesimpulan

Meskipun hingga kini belum ada vaksin untuk mencegahnya, namun penyakit ini biasanya ringan.

Asalkan anak dirawat dengan tepat. Mau dimandikan kemudian diajak jalan-jalan ya tidak masalah.

Semoga informasi mengenai bolehkah anak flu singapura dimandikan dan terkena angin bermanfaat.


Sumber: alodokter, tabloidnova, Detikhealth

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
12Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here