Bolehkah Anak Bayi Ngempeng? Apakah ini Termasuk Kebiasaan Buruk

0

Bolehkah Anak Bayi Ngempeng, www.Bolehkah.com – Bayi akan menjadi nyaman serta tenang apabila mereka menghisap sesuatu, itu sudah alami dan menjadi kebiasaan dari semua bayi. Jika Anda melihat janin melalui USG, mungkin Anda bisa melihat saat janin tengah menghisap jempol mereka.

Gambar Foto bolehkah anak bayi ngempeng menurut medisKebiasaan menghisap tersebut untuk memperoleh ASI, dan juga cara alami yang dilakukan bayi agar memperoleh rasa nyaman dan tenang pada dunia baru, di mana luar rahim merupakan dunia baru bagi si kecil.

Karena alasan tersebut, memang banyak orang tua yang setuju memberikan pacifier atau empeng pada anak mereka. Mari baca selengkapnya.

Membingungkan Bayi – Bolehkah Anak Bayi Ngempeng

Kebiasaan mengempang ini menurut dokter Juan Luis Camara Singson MD, seorang dokter dari klinik di Filipina menyebutkan jika orang tua wajib membiasakan si kecil untuk tak mengempeng, karena bayi akan kebingungan saat harus menyusu ke ibunya.



Efek Bayi Menghisap Ibu Jari – Bolehkah Anak Bayi Ngempeng

Sisi positif

  1. Hemat karena tak perlu beli dot lagi

  2. Sudah siap dihisap oleh bayi, walaupun gelap, karena itu bayi bisa tertidur sendiri

  3. Ibu jari tak ada kontaminasi bahan kimia berbahaya

  4. Bayi akan merasa aman



Sisi negatif

  1. Kebiasaan sulit dihentikan

  2. Apabila aktivitas menghisap ibu jari terus dilakukan hingga bayi berusia 4 tahun, bisa terjadi masalah ke pembentukan gigi bayi

  3. Walau tak terkontaminasi oleh bahan kimia, namun ibu jari si kecil dapat terkontaminasi bakteri

Sisi Positif dan Negatif dari Dot atau Empeng

Sisi positif

  1. Bayi akan merasa aman

  2. Dapat membantu mencegah terjadinya kematian mendadak, disebut dengan SIDS, atau Sudden Infant Death Syndrome

  3. Dengan empeng, orang tua bisa mengatur kapan bayi boleh menggunakannya




Sisi negatif

  1. Kemungkinan empeng terkontaminasi oleh bahan kimia

  2. Harganya tidak murah

  3. Kebiasaan sulit dihentikan

  4. Rawan infeksi telinga

  5. Empeng yang dibuat menggunakan Diisonyl phthalate bisa mengakibatkan penyakit kanker

  6. Bayi menjadi ogah menyusu ke ibunya ketika mereka asyik menggunakan empeng

Pada usia anak yang sudah mencapai 22 bulan, kebiasaan menghisap empeng harus segera dihentikan. Untuk mempersiapkan anak dalam menuju level perkembangan yang berikutnya. Karena apabila anak terus menghisap empeng dapat menyebabkan perkembangan sosial mereka jadi tertunda.

Gambar Foto bolehkah anak bayi ngempeng mengapa dan apa alasannyaEmpeng juga menyulitkan anak dalam belajar bicara. Sebab ketika mereka menghisap empeng, maka mulut anak pun akan terkunci di posisi tak natural, tak wajar, karena itu anak pun akan kesulitan dalam membedakan antara otot lidah serta bibir dengan normal.

Anda harus disiplin dalam menghentikan kebiasaan anak menghisap empeng jika memang sudah waktunya, jangan dibiarkan.

Alternatif Pengganti Empeng

Untuk itu Anda boleh mengganti empeng dengan beberapa alternatif. Yang pertama, Anda bisa memberikan anak boneka lembut.

Boneka tersebut untuk dipeluk oleh anak, boleh boneka kelinci, harimau, bebek, beruang, atau yang lainnya. Jika bisa, biarkan anak-anak memilih mau boneka yang mana.

Anda juga harus memastikan apabila boneka tersebut rutin dicuci dengan berkala, supaya bersih bebas debu, serta bebas bau tak sedap.

Yang kedua, bisa memberikan selimut yang berbahan lembut. Biasanya anak tak memakai selimut seperti biasanya melainkan memegang selimut tersebut. Ada juga beberapa anak yang menghisap ujung dari selimut.

Tetapi saat anak melakukan itu, Anda jelaskan baik-baik pada mereka untuk jangan menghisapnya, karena resiko merusak gigi dapat terjadi. Sekian info tentang bolehkah anak bayi ngempeng, semoga bermanfaat.


referensi: asianparent, ayahbunda

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here