Bolehkah bayi pakai AC, www.Bolehkah.com – Udara yang sejuk memang nyaman, apalagi ketika musim kemarau, di mana udara di luar rumah sangat-sangat menyengat. Salah satu yang bisa menciptakan udara sejuk tersebut adalah Air Conditioner atau AC. Apalagi sekarang harga AC cukup terjangkau, bahkan bisa kredit, sehingga hampir setiap rumah tangga memilikinya.

Gambar Foto bolehkah bayi pakai ac menurut medisJika yang berada dalam ruangan adalah orang dewasa, dan anak di atas 5 tahun mungkin Anda tak khawatir, namun bagaimana jika ternyata di dalam ruang yang sama ada bayi? Apakah AC tetap boleh dinyalakan? Mari baca selengkapnya.

Manfaat AC – Bolehkah Bayi pakai AC

Sebelum membahas lebih jauh, mari kenali terlebih dahulu apa sajakah manfaat AC itu? AC yang pasti untuk menurunkan suhu badan, jadi tidak kepanasan lagi. AC juga bisa mengurangi kelelahan serta memperbaiki metabolisme tubuh.

Manfaat ketiga untuk meningkatkan konsentrasi pikiran, menjadikan ruang lebih bersih, menjadikan lebih mudah tidur – Tidur juga lebih nyaman, mengontrol hawa udara lembab dan panas, dan mencegah tubuh dehidrasi karena hawa panas, mencegah ketegangan otot leher, mencegah sakit kepala, dan menenangkan jiwa dan pikiran.



Itulah beberapa manfaat dari menggunakan AC, tetapi di balik itu, ternyata AC juga memiliki dampak buruk, khususnya untuk balita (Dengan catatan jika salah menggunakannya).

Dampak Buruk AC – Bolehkah Bayi pakai AC

Menjadi rewel dan sakit kepala – Kondisi suhu kamar dengan suhu 260 C bisa menyebabkan penyumbatan ringan terjadi di aliran darah kepala balita, karenanya balita atau bayi pun dapat menderita sakit kepala, dan akhirnya menjadi rewel, sebab bayi merasa tidak nyaman.

Mengalami alergi – Ada beberapa balita yang mungkin mengalami masalah kulit sensitif, sensitif pada udara sejuk yang dihasilkan oleh AC tersebut. Sehingga kulit bayi menjadi kering, ruam-ruam, dan gatal. Tetapi memang tidak semua bayi mempunyai jenis kulit sensitif. Jadi efeknya bisa berbeda-beda.

Gambar Foto bolehkah bayi pakai ac atau kipas anginMasuk angin – Sesungguhnya masuk angin ini dapat terjadi juga walaupun bayi menggunakan kipas angin bukan AC. Karena itu, tips jika Anda hendak menggunakan AC dalam ruangan di mana bayi tidur, sebelum menyalakan AC, pastikan bayi sudah menggunakan pakaian dari bahan wool, dengan begitu bayi pun tak akan terlalu kedinginan, namun udara di ruangan tetap sejuk. Bayi pun akan merasa nyaman dan lebih mudah tidur terlelap.

Sekedar tips jika Anda hendak menggunakan AC untuk bayi. Selalu siap sedia minyak angin yang khusus anak-anak. Jika anak kedinginan, oleskan minyak kayu putih anak tersebut ke daerah perut anak Anda, dan juga punggungnya.

Setting suhu ke 22 hingga 250 Celcius. Gunakan timer, jadi setelah 2 jam, setelah bayi tidur, AC akan mati dengan sendirinya. Juga Anda jangan mengarahkan angin yang dihasilkan oleh AC langsung mengenai tubuh bayi.

Apakah menggunakan kipas angin lebih baik dari menggunakan AC, untuk bayi?

Dibandingkan menggunakan kipas angin, masih lebih aman memakai AC. Alasannya karena AC masih bisa diatur tingkat suhunya, serta tak berdebu. Akan berbeda dengan kipas angin, di mana angin yang tercipta bercampur debu, dan jika bayi menghisap debu tersebut, bisa mengalami alergi dan infeksi saluran pernafasan.

Kesimpulannya, AC tetap aman digunakan, asalkan pengaturannya yang benar. Baik itu suhu, kecepatan angin, dan yang terpenting arah AC, jangan langsung mengenai tubuh bayi. Filter udara dari AC Anda-pun harus dibersihkan dengan rutin, dan anti jamur.





http://health.detik.com/read/2014/11/26/121109/2759508/1615/lebih-aman-mana-ac-atau-kipas-angin-untuk-bayi-25-bulan
http://www.ayahbunda.co.id/bayi-tanya-jawab/pengaruh-ac-bagi-bayi
http://hamil.co.id/bayi/kesehatan-bayi/bahaya-ac-bagi-balita

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here