Bolehkah Anak Campak Mandi, Bolehkah.com – Penyakit campak dalam dunia kedokteran dikenal juga dengan Rubeola atau Morbili.

Penyakit yang disebabkan oleh virus bernama Rubeola ini sangat menular.

Itulah mengapa campak juga disebut sebagai penyakit endemik.

Gambar Foto Bolehkah Anak Campak Mandi dan Cara PenyembuhannyaContohnya di Kuba pada tahun 1592, kurang lebihnya 2/3 dari penduduk lokal meninggal dunia akibat campak.

Beberapa tahun kemudian, separo penduduk suku asli Honduras ikut meninggal dunia akibat penyakit menular ini.

Terhitung pada 2015, sekitar 200 juta orang di dunia meninggal karena terjangkit campak.

Jika anak bunda terjangkiti, lalu bolehkah anak campak mandi?

Kami akan memberikan informasi mengenai ciri-ciri campak, usaha mencegah dan beberapa cara alami untuk membantu meghilangkan tanda-tanda kemunculan campak.

Penyebab Penyakit Campak pada Anak

Tanda-tanda kemunculan campak salah satunya adalah demam.

Demam ini diikuti dengan batuk, pilek dan radang selaput mata yang muncul sekitar 9-11 hari setelah anak terinfeksi virus Rubeola.

Anak bunda bisa terinfeksi virus ini melalui beberapa hal, yakni:

  • Berdekatan dengan temannya yang terjangkit campak

  • Terkena batuk atau bersin penderita campak

  • Menyentuh permukaan benda-benda yang ada tetesan ingus teman anak bunda yang sedang menderita campak

Jika sang anak akhirnya terjangkit campak, setelah demam biasanya diikuti dengan munculnya bintik-bintik merah.

Pada umumnya dimulai dari belakang telinga dan menyebar ke punggung dan dada.

Dalam 3 atau 7 hari bintik merah tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Selama bintik merah masih ada, bunda mungkin kebingungan bolehkah anak yang terkena campak mandi?

Upaya Mencegah Campak Pada Anak

Gambar Foto Bolehkah Anak Campak Mandi dan Bagaimana MerawatnyaDisebutkan bahwa mencegah adalah lebih baik daripada mengobati.

Jika bunda tahu ada salah seorang teman bermain si kecil yang terkena campak, ada baiknya sang anak dijauhkan untuk sementara waktu agar tidak menular.

Namun jika sudah terlanjur, ada beberapa upaya penyembuhan yang bunda perlu tahu.

Campak tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik karena antibiotik tidak bisa melawan infeksi virus rubeola yang dengan cepat menyebar.

Bunda harus selalu mengawasi naik-turunnya suhu tubuh anak ketika demam berlangsung. Baca juga: Bolehkah Bayi Campak Dimandikan

Jika suhu tubuh meningkat sampai 38 derajat celcius keatas, bunda harus membawanya ke dokter secepat mungkin.

Lalu bolehkah mandi? Sebenarnya boleh namun dengan tetap mempertimbangkan hal-hal dibawah ini

  1. Jika ingin dimandikan, selalu pergunakan air hangat ( suam-suam kuku ) Ada baiknya lagi konsultasikan dengan dokter.
  2. Jaga agar anak tiak menggaruk bagian yang gatal.
  3. Selalu beri air minum yang cukup.
  4. Buat anak merasa nyaman di dalam ruang isolasinya

Menurut dr. Debby Phanggestu, dilansir dari alodokter.com, Jika ada tanda-tanda seperti:

  1. Nyeri dada
  2. Penurunan kesadaran
  3. Sesak napas
  4. Kejang
  5. Mulut Kering, Mata semakin cekung dan semakin jarang buang air kecil ( Ini tanda-tanda dehidrasi

Segeralah bawa anak ke dokter atau rumah sakit

Bolehkah Anak Campak Mandi? Kesimpulan!

Seseorang yang pernah terserang campak sebelumnya, umumnya tidak akan terkena lagi; kasus re-infection ini sangat langka.

Namun, jika ia belum pernah terinfeksi juga belum pernah divaksinasi, sekalinya berdekatan dengan pasien campak maka ia akan tertular.

Itulah mengapa bunda harus rajin membawa anak anda ke dokter untuk divaksinasi agar imunnya menguat dan tidak dengan mudah terjangkit campak.


rujukan: medicalnewstoday¹, homeremedies²

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
5Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here