Bolehkah Bayi Dibedong, www.Bolehkah.com – Ada banyak sekali hal yang harus diperhatikan untuk mengurus bayi. Salah satunya ialah mengenai bedong atau dalam bahasa inggris disebut swaddling. Bayi dibedong menjadi hal yang biasa dilakukan kepada bayi dengan tujuan agar nantinya pertumbuhan tubuh bayi baik.

Namun, sebenarnya bolehkah bayi dibedong? Pertanyaan ini mungkin akan banyak dilontarkan oleh mereka yang belum berpengalaman soal bedong seperti para ibu muda misalnya. Untuk itu, berikut ulasan mengenai bedong untuk bunda.

Bedong sendiri adalah aktivitas dimana bayi akan diselimuti seperti kepompong. Salah satu tujuannya adalah memberikan rasa aman kepada bayi. Disini, bedong bisa dibiarkan selama beberapa jam bahkan sampai bayi tidur pun hal ini tidak akan masalah.

Gambar Foto Bolehkah Bayi Dibedong Menurut MedisJadi, para bayi tentu saja boleh dibedong asalkan bunda tahu ya hal-hal terkait bedong. Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan membedong bayi. Apa sajalah hal tersebut?



Bolehkah Bayi Dibedong – Perhatikan Hal Ini Sebelum Membedong Bayi

Disini, ada hal yang harus bunda tahu sebelum membedong bayi.

1. Bedong bayi saat tidak sedang lapar ataupun lelah

Karena dibedong ini akan membuat bayi harus berada di posisi yang sama untuk beberapa lama, tentu saja bunda harus tahu jika bayi yang akan dibedong tidak dalam keadaan lapar atau lelah.

Hal tersebut pastinya bisa berpengaruh pada tujuan bedong itu sendiri yang memberikan rasa aman kepada si bayi. Pastikan sebelum bayi dibedong, ia dalam keadaan kenyang dan juga sedang tidak lelah.

2. Bedong bayi saat umur 1-2 bulan saja



Seperti yang bunda tahu jika membedong akan membuat ruang gerak bayi terbatas, maka dari itu umur bayi yang paling pas untuk dibedong sekitar 1-2 bulan saja. Setelah umur 2 bulan, sebaiknya bayi sudah tidak dibedong lagi.

Mengapa? Pertama adalah setelah umur 2 bulan bayi akan belajar tengkurap dan bedong tentu saja akan menghalangi mereka melakukan itu. Kemudian, pertumbuhan bayi pun bisa terganggu ketika bayi dibedong setelah umur mereka 2 bulan lebih. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Akademi Doketer Anak Amerika.

3. Bedong Bayi Saat Mereka Bangun

Meskipun bedong diperbolehkan sampai bayi tidur, tapi soal proses membedongnya lain lagi. Disini, bunda harus bedong bayi dalam keadaan tidak tertidur sehingga bayi akan dapatkan rasa aman dan nyaman saat dibedong.

4. Tahu Cara Bedong yang Benar

Gambar Foto Bolehkah Bayi Dibedong Menurut KedokteranHal selanjutnya yang harus diperhatikan ialah bunda tahu bagaimana car bedong yang baik dan benar. Apabila proses bedong ini dilakukan dengan salah, maka dampak buruk pun bisa terjadi pada bayi seperti displasia pada pinggul bayi yang nantinya bisa berbahaya.

Dalam hal ini, sebaiknya membedong bayi jangan terlalu kuat. Berikan sedikit ruang untuk bayi agar bisa bergerak.

Bolehkah Bayi Dibedong – Cara Membedong Bayi dengan Benar

Untuk bunda yang belum paham bagaimana cara membedong bayi dengan benar, berikut ini ada beberapa langkah yang dapat disimak mengenai hal tersebut.




1. Siapkan kain seperti selimut misalnya dan gelar selimut tersebut dengan salah satu ujungnya di bagian atas.

2. Kemudian, lipat sedikit bagian ujung atas selimut tersebut sebagai pembatas untuk bagian leher bayi.

3. Letakkan bayi di atas selimut dengan leher sejajar dengan garis yang telah dibuat dari bagian terlipat sebelumnya.

4. Luruskan tangan kiri bayi dan tutup dengan selimut pada bagian kiri.

5. Luruskan tangan kanan bayi dan tutup dengan selimut pada bagian kanan bayi yang kemudian buat lilitan dengan kain tersisa.

6. Sebelum lilitas habis, bagian bawah kain yang masih menjuntai tekuk ke atas sehingga lilitan kain akan seperti kepompong.

Itulah hal-hal yang sebaiknya bunda ketahui tentang bedong. Jadi, bolehkah bayi dibedong? Jawabannya tentu iya dengan beberapa hal yang harus tetap diperhatikan oleh bunda ya.


Referensi:

http://www.babycenter.com/0_swaddling-your-baby_125.bc
http://www.parents.com/baby/care/newborn/swaddling-your-baby-the-quick-wrap

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here