Syarat Menjadi PPTK, Bolehkah.Com – Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan atau lebih dikenal dengan istilah PPTK adalah pejabat yang berada pada unit kerja SKPD.

Dimana PPTK melaksanakan satu atau lebih kegiatan yang berasal dari suatu program yang sesuai dengan bidang tugas yang dimiliki.

Istilah PPTK dapat ditemukan pada Peraturan Pemerintah No. 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Lalu, apa saja syarat menjadi PPTK? Mari simak lebih lanjut ulasan lengkap mengenai PPTK.




Apa yang dimaksud dengan PPTK?

Sempat disinggung sebelumnya jika PPTK merupakan bagian dari unit kerja SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah).

Jadi, SKPD berfungsi dalam membuat sebuah rancangan kegiatan yang disertai dengan anggarannya.

Setelah itu, rancangan tersebut akan disetujui dan disahkan menjadi sebuah Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD).

Lalu, APDB akan disusun menjadi sebuah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang berisi pendapatan serta pengeluaran perangkat daerah.

Dalam pelaksanaan kegiatan dari rancangan yang sudah dibuat tersebut, PPTK yang akan berperan dalam pelaksanaanya.

Penunjukkan atau penentuan PPTK didasari oleh pertimbangan dari kompetensi jabatan, beban kerja, anggaran kegiatna, rentang kendali, lokasi, dan juga pertimbangan lainnya.

Lalu, PPTK terpilih akan menentukan dan bertanggung jawab pada pejabat bersangkutan akan penggunaan anggaran untuk pelaksaan kegiatannya.

Sementara itu PPTK yang dipilih oleh kuasa pengguna barang atau anggaran harus mempertanggungjawabkannya pada kuasa pengguna anggaran atau kuasa pengguna barang yang telah memilihnya.

Memangnya, apa saja tugas dan tanggung jawab dari PPTK? Menurut Peraturan Pemerintah No. 58 tahun 2005 pasal 12 ayat 2, tugas dan juga tanggung jawab PPTK ada 3, antara lain:

  1. Mengendalikan proses pelaksanaan kegiatan
  2. Melaporkan setiap perkembangan dari pelaksanaan kegiatan yang bersangkutan
  3. Mempersiapkan segala dokumen anggaran yang menjadi catatan beban pengeluaran dalam kegiatan yang dilaksanakan.

Siapa yang Layak Ditunjuk sebagai PPTK?

Menurut Permendagri No.13 tahun 2006 pasal 12 ayat 1-2, yang dimaksud PPTK adalah:

1. Pejabat pengguna anggaran atau pengguna barang dan kuasa pengguna anggaran atau kuasa pengguna barang dalam pelaksanaan program serta kegiatan akan menunjuk pejabat yang berada pada unit kerja SKPD sebagai PPTK.

2. Penujukkan pejabat didasari oleh pertimbangan anggaran kegiatan, kompetensi jabatan, lokasi, beban kerja, dan rentang kembali serta pertimbangan lain.

Lalu, apakah staf PNS (Pegawai Negeri Sipil) boleh menjadi PPTK?

Jadi, staf PNS pastilah sudah berpangkat hanya saja belum tentu sudah mempunyai jabatan.

Bagi PNS, jabatan merujuk pada kedudukan yang berkaitan dengan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan juga hak pegawai dalam sebuah organisasi.

Hal tersebut didasari pada pengangkatan PNS yang berdasarkan prinsip profesionalisme dalam menyesuaikan prestasi kerja, jenjang pangkat, dan juga kompetensi tanpa mempertimbangkan adanya perbedaan jenis kelamin, suku, golongan, agama, dan ras.

Staf PNS sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu jabatan fungsional dan struktural.

Jabatan fungsional memiliki tugas dan fungsi pengerjaan yang tidak disebutkan dengan tegas namun jabatan ini tidak terhindarkan dari adanya struktur organisasi.

Sementara itu, jabatan struktural adalah jabatan yang sudah tercantum pada struktur organsiasi.

Fungsi kedua jabatan tersebut sangatlah dibutuhkan oleh organisasi yang bersangkutan serta pelaksaan juga menjadi sebuah satu kesatuan.

Oleh karena itu, jika ditilik kembali dari persyaratan dalam menjadi PPTK maka staf PNSmasuk dalam kriteria seorang PPTK yang menjalani jabatan baik secara fungsional maupun struktural karena tugas, tanggung jawab, dan fungsinya sudah sesuai dengan kriteria yang harus dimiliki oleh perangkat sesuai persyaratan dalam menentukan anggota PPTK.

Jadi, siapapun yang berada dalam unit kerja SKPD berhak untuk ditunjuk sebagai anggota PPTK selama memang memenuhi persyaratan yang ada.

Karena, syarat untuk menjadi seorang pptk didasari oleh pertimbangan dari anggarannya, beban kerjanya, dan pertimbangan lain.

Maka, selama orang yang berkaitan sudah memenuhi syarat dan menunjukkan kompetensinya, orang tersebut berhak ditunjuk menjadi seorang PPTK.

Baca juga: Bolehkah Staf Menjadi PPTK?

Kesimpulan Syarat Menjadi PPTK

Berdasarkan ulasan di atas, syarat menjadi pptk tidaklah sulit untuk dipenuhi.

Oleh karena itu, setiap staf PNS maupun non-PNS yang bekerja dalam SKPD dan memenuhi persyaratan sebagai PPTK pastilah akan dipilih sebagai anggota PPTK.


rujukan: Syukry¹, AjunKita²

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here