Bolehkah Tidur Setelah Makan Sahur, Bolehkah.Com – Salah satu rutinitas yang harus dilakukan ketika berpuasa adalah makan sahur.

Orang yang berpuasa tidak dianjurkan untuk melewatkan sahur, karena nantinya akan membuat tubuh semakin lemas ketika beraktivitas.

Banyak orang yang mampu bangun pagi untuk menyantap hidangan sahur, namun tak sedikit yang tertidur pulas setelah selesai sahur.

Bolehkah Tidur Setelah Makan Sahur? Apakah kebiasaan ini berdampak bagi tubuh?

Apa Yang Terjadi Pada Tubuh Jika Tidur Setelah Sahur?

Sahur merupakan pengganti sarapan. Energi yang dihasilkan akan digunakan untuk melakukan aktivitas harian.

Oleh karena itu, sangat diijinkan untuk mengkonsumsi makanan berat.

Secara teknis, makanan ini akan dicerna oleh lambung setelah masuk ke dalam saluran pencernaan.

Jika seseorang tidur setelah makan, maka proses pencernaan ini akan terganggu.

Bahkan, efeknya pun akan terasa sampai dengan siang hari.

Masalah pertama yang mungkin terjadi adalah pembengkakan sementara pada bagian wajah dan sekujur tubuh.

Hal ini akan mengganggu penampilan dan kualitas tidur orang tersebut.

Kondisi kesehatan lain yang mengancam adalah penyakit asam lambung.

Hal ini terjadi karena makanan dan cairan asam naik ke esofagus dan menyebabkan sensasi terbakar pada area tenggorokan dan dada.

Kedua kondisi kesehatan ini sebenarnya berakar pada satu permasalahan: posisi terlentang ketika tidur.

Dibandungkan dengan duduk atau berdiri, tidur terlentang adalah posisi yang paling buruk untuk pencernaan.

Oleh karena itu, orang yang barusaja makan tidak disarankan untuk duduk terlalu lama.

Lakukanlah aktivitas ringan seperti menyiram tanaman atau berjalan kaki di sekitar kompleks perumahan.

Apakah Tidur Setelah Sahur Akan Menambah Berat Badan?

Ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa tidur setelah makan akan menambah berat badan. Mengapa demikian?

Karena kalori makanan yang disantap sebelum tidur, terutama pada malam hari, lebih besar daripada kalori makanan yang disantap di siang hari.

Anggapan ini tidak benar. Kalori makanan pada siang dan malam hari tidak berbeda.

Satu hal yang membuat tidur setelah makan menambah berat badan adalah kemampuan tubuh untuk membakar kalori.

Ketika asupan kalori lebih besar dibandingkan kalori yang dibakar, maka secara otomatis tubuh akan menyimpan lemak lebih banyak.

Inilah yang disebut dengan kenaikan berat badan.

Selain itu, tidur setelah makan tidak membuat tubuh menyimpan energi lebih baik.

Justru kebiasaan ini akan memicu rasa lapar yang hebat di siang hari.

Dengan kata lain, mereka yang tidur setelah makan akan lebih sulit menjalankan puasanya.

Berapa Lama Jeda Waktu Untuk Tidur Setelah Makan?

Seperti yang dijelaskan diatas, lambung perlu waktu untuk mencerna makanan.

Agar dapat menghindari masalah pencernaan, beri jeda waktu setelah makan sebelum tidur.

Waktu ideal yang diperlukan adalah dua sampai tiga jam.

Namun, ada juga beberapa orang yang memiliki metabolisme tinggi, sehingga makanan dapat dicerna lebih cepat oleh tubuh.

Untuk mereka yang sahur terlalu cepat, yakni sekitar empat sampai lima jam sebelum waktu puasa dimulai, disarankan untuk menyantap kudapan sehat sebelum tidur.

Beberapa contoh kudapan sehat adalah buah dan sereal gandum.

Hindari mengkonsumsi kopi sebelum tidur. Selain membuat seseorang terjaga, kopi juga akan mengganggu pencernaan.

Minuman lain yang perlu dihindari adalah minuman beralkohol.

Meskipun membuat tertidur lelap, efek jangka panjang yang ditimbulkan pada lambung dan tubuh cukup berbahaya.

Bagaimana Mengatasi Kantuk Setelah Sahur?

Dalam banyak kasus, rasa kantuk yang menyerang setelah sahur tak dapat dihindari.

Untuk menghadapi situasi ini, ada beberapa tips yang dapat dilakukan.

  1. Melanjutkan Aktivitas

Meski terasa berat, tetaplah beraktivitas seperti biasa.

Setelah makan, lakukan gerakan ringan seperti mencuci piring, menyiapkan tas kantor, dll.

Tubuh dapat melanjutkan aktivitas dan menunda kantuk sampai dengan delapan jam setelah makan.

Hanya saja, orang tersebut akan merasa sedikit lemas dan malas untuk melakukan kegiatannya.

  1. Tidur Sejenak

Perhatikan bahwa tidur sejenak tidak bisa disamakan dengan tidur lelap.

Tidur sejenak hanya memerlukan waktu 10-20 menit, sedangkan tidur lelap yang baik untuk tubuh adalah delapan jam setiap hari.

Setelah menunda kantuk sejak dini hari, biasanya akan ada serangan kantuk yang dahsyat pada pukul sebelas sampai satu siang.

Ketika ini terjadi, cobalah untuk tidur sejenak.

Jangan lupa untuk menyalakan alarm ponsel. Jika tidak, orang tersebut mungkin akan tertidur pulas.

Apakah Ada Tips Untuk Menghindari Masalah Pencernaan?

Beberapa orang merasa sulit untuk menghilangkan kebiasaan tidur setelah makan.

Namun demikian, tak seorang pun dari mereka yang mau mengambil resiko terkena masalah pencernaan.

Sebagai jalan keluar, lakukanlah langkah pencegahan yang dapat membantu menjaga kondisi lambung.

  1. Hindari Makanan Berlemak Tinggi

Sajian yang harus dihilangkan dari meja makan adalah makanan yang mengandung lemak jenuh seperti burger, pizza, dan berbagai makanan olahan lainnya.

Tak hanya kandungan nutrisi yang rendah, makanan ini juga sulit untuk dicerna oleh sistem pencernaan.

Selain itu, makanan tersebut juga dikenal sebagai makanan padat kalori yang berpotensi menambah berat badan.

  1. Ambil Makanan Yang Mudah Dicerna

Jika kebiasaan tidur setelah makan tidak bisa dihindari, maka pilihlah makanan yang dapat mencukupi kebutuhan energi selama berpuasa namun cukup mudah untuk dicerna tubuh.

Contoh dari makanan ini adalah sereal biji gandum utuh dan biskuit krakers.

Lengkapi juga dengan segelas susu atau jus buah.

Jenis makanan tersebut mengandung karbohidrat dan protein yang memadai.

Kesimpulan Bolehkah Tidur Setelah Makan Sahur?

Mengalami kantuk sehabis makan adalah hal yang normal. Terlebih lagi setelah sahur, karena tubuh juga bangun lebih awal.

Meskipun mengantuk itu wajar, namun tidak dianjurkan untuk tidur setelah sahur.

Kebiasaan ini akan menimbulkan masalah pencernaan. Jika ingin berisitirahat, tunggu setidaknya dua atau tiga jam.

Apabila tidak memungkinkan, ambil jadwal tidur singkat di siang hari.

Jadi, Bolehkah Tidur Setelah Makan Sahur? Tentu saja tidak dianjurkan dan tidak baik!


rujukan: livestrong¹, thesleepjudge², sfgate³

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here