Jenis-Jenis Fungisida, Bolehkah.Com – Ada berbagai jenis fungisida dan fungsinya.

Secara umum, fungisida adalah salah satu jenis pestisida yang diracik untuk mencegah, menghamabat, membunuh ataupun mengendalikan jamur maupun faktor-faktor yang dapat membawa penyakit pada tanaman.

Fungisida dapat digunakan dalam bentuk gas, cair maupun padat.

Biasanya, fuungisi dadalam bentuk cair adalah yang paling banyak digunakan.

Namun apa sajakah jenis dan fungsinya? Berikut ulasan lengkapnya.

  1. Jenis-Jenis Fungisida Berdasarkan Bahan

Jika dibedakan berdasarkan bahannya, fungisida dibedakan menjadi dua; yaitu fungisida berbahan kimia / sintetis dan fungisida berbahan organik / alami.

Setiap bahan tentu bahan dan kegunaan yang berbeda.

  • Fungisida Kimia / Sintetis

Sesuai dengan namanya, fungisida kimia atau fungisida sintetis adalah jenis fungisida yang terbuat dari bahan-bahan yang mengandung zat-zat dan unsur kimia.

Oleh karenanya, fungisida jenis ini memiliki dampak yang negatif dan cenderung berbahaya tak hanya untuk manusia, tapi juga untuk hewan dan lingkungan.

Biasanya fungisida jenis ini jarang digunakan untuk waktu yang panjang.

  • Fungisida Organik / Alami

Berbeda dengan sebelumnya, fungisida organik atau fungisida alami adalah fungisida yang terbuat dari bahan-bahan yang banyak dapat kita temukan di alam.

Oleh sebab itu, fungisida jenis ini cenderung lebih aman untuk digunakan karena tidak memiliki kandungan bahan kimia yang berbahaya di dalamnya.

Adapun beberapa contoh senyawa atau organik yang dapat digunakan sebagai bahan fungisida antara lain: minyak pohon teh, minyak rosemary, minyak jojoba, minyak oregano, minyak cengkeh hingga kulit randu.

  1. Jenis-Jenis Fungisida Berdasarkan Sifat

Jika ditilik berdasarkan sifatnya, fungisida juga dibedakan menjadi dua macam, yaitu fungisida bersifat selektif dan fungisida bersifat non selektif.

Kedua macam sifat fungisida tentu juga memiliki kegunaan yang berbeda.

  • Fungisida bersifat Selektif

Fungisida bersifat selektif adalah jenis fungisida yang hanya bisa digunakan untuk membunuh jenis jamur tertentu saja.

Keunggulan dari menggunakan fungisida yang bersifat selektif adalah fungisida ini tak akan mengganggu jamur jenis lain.

Ini berarti fungisida bersifat selektif hanya akan membasmi jamur-jamur yang sekiranya merugikan saja.

  • Fungisida bersifat Non Selektif

Berbeda dengan fungisida bersifat selektif, fungisida yang bersifat non selektif akan membunuh semua jenis jamur yang terjamah oleh fungisida ini.

Secara tidak langsung, fungisida bersifat non selektif kurang menguntungkan karena fungisida ini akan membunuh semua jamur, baik jamur yang jahat maupun jamur yang bersifat menguntungkan.

  1. Jenis-Jenis Fungisida Berdasarkan Cara Kerja

Jika dibedakan berdasarkan cara kerjanya, fungisida dapat diklasifikasikan menjadi empat golongan.

Yaitu fungisida kontak, fungisida translaminar, fungisida sitemik serta fungisida kontak dan sistemik.

  • Fungisida Kontak

Fungisida kontak ialah fungisida yang hanya dapat berfungsi pada tempat atau bagian yang terjamah fungisida itu saja atapun pada tempat yang mengalami kontak langsung dengan semprotan yang mengandung larutan fungisida.

Dengan kata lain, fungisida kontak tidak bisa menembus jaringan dalam tanaman dan juda tidak bisa dimasukkan ke dalam jaringan tanaman.

  • Fungisida Translaminar

Fungisida translaminar ialah cara kerja fungisida yang dapat menembus jaringan yang ada di dalam tanaman.

Meski demikian, fungisida translaminar tidak dapat diinjeksikan ataupun dimasukkan ke dalam jaringan tanaman.

  • Fungisida Sistemik

Fungisida sistemik adalah cara kerja fungisida di mana cairan atau larutan akan bekerja setelah disemprotkan pada tanaman.

Setelah mengenai kulit tanaman, larutan fungisida tersebut akan diserap dan didistribusikan ke seluruh bagian tanaman melalui semua jaringan yang ada pada tanaman.

  • Fungisida Kontak dan Sistemik

Cara kerja fungisida yang satu ini merupakan permaduan antara kontak dan sistemik, di mana fungisida dapat bekerja setelah disemprotkan pada tanaman lalu menembus seluruh jaringan pada tanaman.

  1. Jenis-Jenis Fungisida Berdasarkan Fungsi

Sedangkan jika ditilik dari fungsinya, fungisida dibedakan menjadi tiga jenis:

  • Fungisidal

Berfungsi membasmi jamur serta pertumbuhannya

  • Fungistatik

Berfungsi menghambat pertumbuhan jamur

  • Genestatik

Berfungsi mencegah terjadinya sporulasi

Kesimpulan

Entah bekerja sebapai petani atau tidak, tak ada salahnya kita memahami jenis fungisida dan fungsinya.

Membudidayakan atau memelihara tanaman akan jauh lebih mudah jika kita memahami jenis serta fungsi dari fungisida.


rujukan: mitalom¹²

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here