Bolehkah.Com – Ada beberapa fungisida terbaik untuk padi yang telah beredar luas di pasaran. Kebanyakan fungisida ini merupakan fungisida buatan pabrik.

Tapi ada juga beberapa fungisida organik yang digunakan oleh para petani untuk memberantas jamur dan bakteri pada tanaman padi.

Jamur parasit pada tanaman padi ini sangat berbahaya karena dapat menyebar melalui embun, angin, air, kontak tanaman secara langsung atau melalui perantara.

Apa itu Fungisida?

Fungisida adalah obat yang digunakan untuk menghambat atau membunuh cendawan atau jamur menyebab penyakit pada tanaman.

Fungisida yang sering digunakan adalah fungisida cair, serbuk, buturan, dan gas. Pestisida dapat digunakan pada akar, batang atau daun.

Fungisida yang digunakan pada akar biasanya untuk proses transplant akar sehingga dapat membunuh jamur pada akar yang mau ditanam dan juga untuk melindungi tanaman muda yang tumbuh dari akar ini terhadap bahaya jamur patogen.

Fungisida juga dapat digunakan pada batang melalui injeksi, semprotan gas secara langsung, atau semprotan cairan secara langsung.

Fungisida Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Berdasarkan bahan pembuatannya, fungisida dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

  • Fungisida sintesis.

    Fungisida sintesis ini dibuat menggunakan bahan-bahan kimia sintesis.

    Jenis fungisida sintesis ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan efek negatif pada hewan, manusia, dan lingkungan apabila digunakan untuk jangka panjang.

  • Fungisida organik.

    Sesuai namanya, fungisida organik dibuat dari bahan-bahan alami yang ada di alam.

    Tentu saja fungisida ini aman digunakan karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya.

    Beberapa bahan organik yang digunakan untuk membuat fungisida organik antara lain: minyak jojoba, minyak oregano, minyak pohon teh, minyak cengkeh, minyak rosemary, kulit randu, dll.

Fungisida Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya, fungisida dapat dikategorikan menjadi empat kelompok antara lain:

  • Fungisida sistemik.

    Fungisida ini merupakan jenis fungisida dimana jika disemprotkan ke tanaman akan diserap dan akan didistribusikan ke seluruh bagian tumbuhan melalui sistem pembuluh darah.

    Baca selengkapnya disini: Apa Itu Fungisida Sistemik?

  • Fungisida translaminar.

    Fungisida ini biasanya akan mengalir dari area tanaman yang disemprot menuju area tanaman yang tidak disemprot.

    Jika yang disemprot adalah bagian atas tanaman, maka fungisida ini akan mengalir ke bagian bawah tanaman.

    Fungisida jenis ini tidak dapat didistribusikan ke seluruh bagian tanaman melalui sistem pembuluh darah, fungisida ini hanya dapat menembus pembuluh darah saja.

  • Fungisida kontak.

    Fungisida ini hanya berfungsi mematikan jamur yang berada pada area yang disemprot saja.

    Jenik fungisida ini tidak memiliki kemampuan untuk menembus jaringan pembuluh darah tanaman dan juga tidak dapat didistribusikan ke seluruh bagian tanaman.

  • Fungisida kontak dan sistemik.

    Fungisida ini dapat bekerja dengan dua cara, baik secara kontak maupun secara sistemik.

Sebagian besar fungisida dibuat dengan menggunakan sulfur dengan konsentrasi 0.08% sampai dengan 0.5% jika berbentuk cairan.

Jika fungisida ini berbentuk bubuk, maka konsentrasi fungisida ini adalah 90%.

Ada beberapa jenis fungisida yang berbahaya bagi manusia. Salah satunya adalah vinclozolin. Jenis fungisida ini telah dilarang untuk digunakan. F

ungisida jenis lainnya pun telah diatur banyaknya dosis dan bagaimana cara penggunaannya.

Memilih Fungisida Terbaik untuk Padi

Sebaiknya dalam memilih fungisida yang terbaik untuk tanaman padi adalah dengan menggunakan fungisida organik yang tidak menimbulkan bahaya bagi manusia atau lingkungan sekitar.

Bahan-bahan pembuatan fungisida organik ini dapat dengan mudah ditemui di alam.

Fungisida ini biasanya memang ditujukan untuk jenis tanaman organik yang tidak boleh terkena bahan-bahan kimia pada masa tumbuhnya.

Bahan yang Diperlukan

Bahan untuk membuat fungisida organik berasal dari rempah-rempah seperti laos, jahe, kunir.

Masing-masing bahan dicampur dengan perbandingan laos: jahe: kunir = 1: 1: 1. Untuk menghaluskan ketiga bahan itu, gunakan blender atau alat tumbuk.

Setelah bahan terkumpul, haluskan bahan-bahan tadi menggunakan alat tumbuk atau blender.

Tumbuk atau blender sampai halus.

Tambahkan air secukupnya untuk memudahkan prosesnya agar bahan yang ditumbuk tidak terlalu kasar.

Setelah halus, ambil bahan-bahan tersebut dan peras. Yang akan digunakan nantinya adalah air perasan dari bahan-bahan tersebut.

Setelah perasan air didapat, saring lagi untuk membuang larutan bahan-bahan organik tadi.

Kalau sudah disaring, fungisida inilah yang akan digunakan untuk menyemprot tanaman padi.

Kesimpulan Fungisida Terbaik untuk Padi

Mudah bukan cara pembuatan fungisida organik ini? Fungisida organik tentu saja merupakan fungisida terbaik untuk padi.

Selain menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat, fungisida organik ini tentunya tidak akan menimbulkan bahaya bagi manusia dan lingkungan sekitarnya.

Kalau bisa, hindarilah penggunaan fungisida sintesis dalam jangka panjang.


rujukan: mitalom¹, Kebun²

 

 

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here