Bahaya Asam Lambung, Bolehkah.Com – Pernah mendengar istilah sakit asam lambung?

Sakit peradangan lambung ini merupakan penyakit yang sering ditemukan dan dialami oleh banyak orang.

Sayangnya, masih banyak yang kurang peduli akan peningkatan produksi asam lambung.

Padahal, dampak yang diakibatkan oleh penyakit asam lambung yang terus meningkat dapat sangat membahayakan tubuh.

Oleh karena itu, penting adanya untuk mengetahui bahaya asam lambung yang meningkat agar lebih waspada dan menjaga kesehatan lambung.

Berikut ini adalah dampak dari peningkatan asam lambung.

7 Bahaya Asam Lambung

Perkara asam lambung jangan sampai dianggap enteng. Beberapa efek samping dibawah ini bisa terjadi jika terkenan gangguan asam lambung, diantaranya adalah:

1. Nyeri Pada Bagian Ulu Hati

Nyeri pada bagian ulu hati atau dalam istilah medis lebih dikenal dengan istilah heartburn merupakan keadaan dimana muncul perasaan perih atau nyeri pada bagian dada atau bagian tenggorokan.

Keadaan ini akan dialami saat produksi asam lambung mengalami peningkatan dan mencapai bagian kerongkongan.

Rasa sakit yang ditimbulkan dapat menjadi semakin parah apabila berbaring atau sekedar membungkuk.

Apabila nyeri pada bagian ulu hati tidak kunjung membaik atau bahkan menganggu rutinitas maka sebaiknya lakukan pemeriksaan medis yang lebih serius agar dapat segera diobati.

2. Merusak Gigi

Siapa sangka jika peningkatan asam lambung dapat mempengaruhi kesehatan gigi.

Jadi, asam lambung serta cairan lambung yang mengalami peningkatan hingga mencapai kerongkongan dan mulut bisa mengikis email (lapisan luar gigi).

Sebagai akibatnya, gigi menjadi rusak.




Seringkali orang tidak menyadari akan kerusakan giginya hingga mencapai stadium yang lebih lanjut.

Baca juga:

3. Mengganggu Pernapasan dan Merusak Tenggorokan

Asam lambung yang meningkat bisa saja menyerang tenggorokan dan tidak hanya kerongkongan.

Sebagai akibatnya, tenggorokan dapat menjadi terganggu dan yang paling parah adalah rusaknya pita suara.

Hal tersebut ditandai dengan terjadinya sakit tenggorokan, suara berubah serak, dan seperti ada benjolan pada bagian tenggorokan.

Tidak hanya itu, peningkatan asam lambung juga dapat mengganggu pernapasan.

Gejalanya berupa pneumonia aspirasi serta terjadinya kerusakan paru-paru untuk yang paling parah.

4. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Ketika asam lambung mengalami peningkatan ke bagian kerongkongan dan bahkan mengiritasi bagian lapisan kerongkongan maka seseorang akan terserang penyakit GERD yang merupakan penyakit pencernaan yang kronis.




Penyakit ini ditandai dengan terjadinya nyeri pada ulu hati yang secara terus menerus muncul.

Itulah mengapa sebaiknya ketika terjadi nyeri ulu hati yang berkelanjutan akan lebih baik untuk segera melakukan pemeriksaan sebelum terserang GERD.

Parahnya, ketika sudah berada dalam fase penyakit GERD maka seseorang bisa saja dihadapkan untuk menjalani operasi.

5. Radang Kerongkongan

Ketika asam lambung mencapai kerongkongan, seseorang dapat mengalami esofagitis.

Esofagitis sendiri merupakan kondisi dimana cairan asam lambung menyebabkan lapisan kerongkongan teriritasi sehingga menjadi bengkak dan menimbulkan sakit ketika menelan.

Terlebih lagi, penyakit ini juga dapat menyebabkan terjadinya penyempitan tenggorokan.




6. Barrett Kerongkongan (Esofagus Barrett)

Peningkatan asam lambung juga dapat menyebabkan terjadinya barrett kerongkongan dimana kondisi tersebut adalah prakanker.

Penyakit ini merupakan panyakit komplikasi yang serius dari GERD.

Ketika seseorang mengalami barrett kerongkongan maka jaringan normal yang sebenarnya melapisi bagian kerongkongan berubah menjadi sebuah jaringan yang mirip dengan lapisan usus.

Untuk penyakit barrett kerongkongan ini, tidak ada gejala khusus yang terlihat namun dampaknya adalah kanker kerongkongan.

Agar dapat mengetahui apakah seorang pasien mengalami barrett kerongkongan atau tidak adalah dengan dilakukannya prosedur endoskopi.

7. Kanker Kerongkongan

Penyakit paling membahayakan yang dapat terjadi akibat peningkatan asam lambung adalah kanker kerongkongan.

Awalnya penyakit asam lambung hanya menyebabkan nyeri pada bagian ulu hati lalu menjadi GERD dan menyebabkan barrett kerongkongan hingga akhirnya terserang kanker kerongkongan.

Hal ini dapat terjadi apabila pasien bersikap acuh tak acuh terhadap peningkatkan asam lambung dan tidak segera melakukan pengobatan.

Gejala pasien yang terdiagnosa kanker kerongkongan adalah terjadinya penuruan berat badan, muncul rasa nyeri pada bagian dada, sulit untuk menelan.

Yang mengerikan adalah gejala tersebut seringkali muncul ketika sudah mencapai tahap yang lebih lanjut.

Umumnya, kondisi tersebut dapat dialami oleh pasien yang memiliki riwayat menderita GERD secara bertahun-tahun serta sudah berusia lebih dari 50 tahun.

Baca juga:

Makanan Pemicu Asam Lambung Meningkat

Jika Anda memiliki penyakit asam lambung. Coba untuk sebisa mungkin menghindari beberapa makanan yang kami sebutkan dibawah ini:

1. Soda

Jenis minuman yang berkarbonasidan bersoda bisa memicu asam lambung meningkat. Apalagi jenis soda yang mengandung kafein.

2. Alkohol

Jenis seperti bir, anggur dan minuman beralkohol juga sangat tidak baik bagi asam lambung.

3. Susu Berlemak Tinggi

Jenis makanan berlemak tinggi perlu dihindari bagi Anda yang telah memiliki masalah dengan asam lambung.

4. Cokelat

Cokelat menyebabkan otot sfingter lemas. Ini dikarenakan cokelat memiliki kandungan theobromine dan kafein sehingga asam lambung pun meningkat

5. Gorengan

Mengkonsumsi gorengan dapat mengakibatkan panas lambung. Sehingga ada kemungkinan penderita asam lambung akan merasa nyeri pada dada.

6. Kafein

Kafein biasanya terdapat pada kopi. Selain kopi, cokelat dan beberapa jenis teh juga mengandung kafein

7. Bawang Bombay

Bawang bombay dapat meningkatkan asam lambung ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Oklahoma Foundation for Disgetive Research.

Obat Asam Lambung

Beberapa obat dibawah ini bisa dijual bebas atau mudah ditemukan diapotek terdekat. Jenis-jenisnya adalah:

1. H-2 Receptor Blockers contohnya adalah nizatidine, famotidine
2. Antasida Contohnya adalah Mylanta, Malox
3. Proton Pump Inhibitors Contohnya lansoprazole, omeprazole

Namun lebih jelasnya silahkan konsultasikan dengan dokter ahli. Ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh kondisi tubuh Anda

Kesimpulan

Peningkatan asam lambung bukanlah hal yang perlu untuk diacuhkan.

Nyatanya, setiap orang harus waspada terhadap bahaya asam lambung yang mengalami peningkatan.

Segeralah melakukan pemeriksaan medis sebelum mengakibatkan dampak-dampak yang semaking membahayakan kesehatan.


Rujukan:

AloDokter.comยน, Bahaya Asam Lambung Jika Dibiarkan Terus-menerus. Diakses pada 12 Maret 2018

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
4Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here