Bahaya Keputihan, Bolehkah.Com – Bagi para wanita ada kemungkinan terpapar akan bahaya keputihan jika sering mengalami keputihan yang tidak wajar.

Keputihan yang normal merupakan cara yang sehat dari tubuh para wanita untuk menyingkirkan cairan atau sel-sel mati melalui organ intim wanita.

Keputihan wajar terjadi pada wanita apalagi bila telah memasuki masa subur.

Meskipun demikian, keputihan akan menjadi masalah yang serius bila sampai terjadi perubahan warna atau sampai mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Faktor Karakteristik Keputihan

Karakteristik warna, ketebalan, ataupun bau yang ditimbulkan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Stress
  • Sebelum menstruasi
  • Pembuahan
  • Kehamilan
  • Gairah seksual

Penyebab Lain Keputihan dan Gatal pada Organ Intim Wanita:

  • Menopause atau kadar estrogen rendah
  • Pembalut wanita atau obyek lain yang menempel pada organ intim
  • Kanker serviks atau organ intim
  • Kondisi kesehatan yang mempengaruhi kulit
  • Penggunaan deterjen, pelembut pakaian, semprotan untuk organ intim kewanitaan, salep, krim, busa kontrasepsi, dll.

Jenis-Jenis Keputihan

Keputihan Disertai dengan Gatal

Jika keputihan memiliki tekstur lebi cair dan tidak berbau tapi disertai dengan gatal, maka ada kemungkinan terjadinya infeksi clamidia.

Infeksi ini merupakan infeksi yang sering terjadi. Perlu dilakukan perawatan sampai infeksinya sembuh.

Selain disebabkan oleh clamidia, keputihan yang disertai dengan gatal bisa juga dikarenakan oleh PMS.

Infeksi karena penyakit menular seksual ini akan sangat berbahaya jika sudah menyebar ke saluran kemih karena dapat menjadi penyakit infeksi pada saluran kemih.

Keputihan dengan Sering Buang Air Kecil

Jika keputihan disertai dengan sering buang air kecil, biasanya disertai dengan rasa panas saat buang air kecil.

Jika wanita mengalami sensasi ini, ada kemungkinan jika sedang mengalami infeksi saluran kemih.

Infeksi ini perlu segera ditangani karena jika terjadi secara berlarut-larut, dapat menyebabkan infeksi ginjal atau bahkan gagal ginjal.

Keputihan Berbau Tidak Sedap

Para wanita yang mengalami keputihan dengan bau tidak sedap perlu sangat berhati-hati.

Keputihan dengan bau tidak sedap dapat juga memiliki ciri keputihan yang lebih kental, menghasilkan bau yg tidak sedap serta berwarna kuning atau hijau.

Keputihan dapat disebabkan oleh adanya infeksi bakteri ataupun indikasi penyakit infeksi lainnya seperti kista, gejala endometriosis, gejala miom, kista ovarium, atau kanker serviks.

Keputihan Cair yang Berlangsung Terus Menerus

Keputihan cair seperti keputihan normal tapi terjadi secara terus menerus bisa saja merupakan indikasi adanya infeksi pada organ intim wanita.

Jika keputihan cair ini diikuti oleh rasa perih disekitar organ kewanitaan, kemungkinan ada herpes genital.

Jenis penyakit ini sangat mudah menular melalui hubungan seksual.

Segera lakukan perawatan sampai sembuh dan tidak terjadi lagi.

Keputihan Diikuti Pendarahan

Keputihan dengan pendarahan biasanya terjadi pada periode setelah menstruasi atau periode sebelum menopause.

Keputihan yang disertai dengan pendarahan merupakan jenis keputihan yang berbahaya karena dapat mengindikasi adanya masalah pada organ reproduksi wanita.

Jika ibu hamil mengalami jenis keputihan ini, ada kemungkinan terjadinya keguguran.

Pada kebanyakan wanita, keputihan ini memberikan indikasi adanya kanker serviks atau kanker rahim.

Keputihan dengan Warna Hijau atau Abu-Abu

Jika keputihan disertai dengan warna hijau atau abu-abu bisa memberikan indikasi bahwa darah saat terjadinya menstruasi belum bersih sepenuhnya.

Selain warna hijau dan abu-abu, keputihan pada saat menstruasi berakhir bisa juga berwarna kecoklatan.

Jika keputihan dengan warna ini terjadi lebih dari menstruasi period, segera periksakan diri ke dokter.

Ada kemungkinan terjadi infeksi pada saluran tuba falopi atau rahim.

Keputihan Diikuti Nyeri Panggul

Sebaiknya para wanita waspada jika mengalami keputihan yang diikuti nyeri panggul.

Bisa saja terjadi infeksi pada saluran kelamin atau adanya indikasi kanker rahim.

Biasanya nyeri panggul terjadi karena ada peradangan pada organ dalam panggul.

Lakukan pemeriksaan untuk mengetahui sebabnya dengan lebih jelas.

Keputihan Diikuti Demam

Jika keputihan diikuti dengan demam, sebaiknya para wanita waspada.

Jika sampai demam, ada kemungkinan keputihan sudah menyerang sistem kekebalan tubuh.

Biasanya dokter akan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab keputihan ini.

Kesimpulan Bahaya Keputihan

Ada berbagai macam bahaya keputihan lainnya yang mungkin bisa terjadi.

Untuk para wnita khususnya, jika keputihan disertai dengan indikasi-indikasi seperti diatas, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Jangan sampai masalah keputihan yang dialami menjadi masalah kesehatan yang lebih serius dan berbahaya.


Rujukan: familydoctor¹, hamil²

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here