Bolehkah Ibu Hamil Minum Madu? Bolehkah.Com – Anda mungkin sering mendengar bahwa madu tidak aman jika dikonsumsi oleh bayi.

Hal itu benar adanya. Mungkin berdasarkan hal itu juga muncul pertanyaan, bagaimana dengan bayi yang masih dalam kandungan?

Bolehkan ibu hamil minum madu?

Berikut penjelasan mengapa madu tidak baik untuk anak satu tahun dan bagaimana pengaruhnya terhadap janin dalam kandungan.

Madu mengandung bakteri yang dapat tumbuh dalam usus bayi dan menyebabkan botuisme pada bayi, yaitu penyakit yang jarang namun fatal jika terjadi.

Usus bayi yang berusia kurang dari satu tahun belum cukup kuat atau mampu untuk melawan bakteri tersebut.

Oleh karena itu bayi tidak boleh diberikan madu sampai ia berusia 1 tahun.

Karena orang dewasa sudah memiliki usus yang kuat untuk melawan bakteri tersebut, maka madu aman bahkan bermanfaaat untuk dikonsumsi.

Bolehkah Ibu Hamil Minum Madu? Info Seputar Madu

Madu pada umumnya memang bersifat membantu pekembangan dan perbaikan sistem kekebalan tubuh.

Namun pada ibu hamil, konsumsi madu harus diperhatikan dengan benar agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

  • Kandungan Madu

Madu mengandung gula sebanyak 80%, mineral, protein dan berbagai kandungan baik lainnya.

Dengan kandungan gula yang tinggi, meskipun dikatakan sebagai pemanis yang sehat, madu tetap gula yang berpotensi menaikkan kandungan gula dalam darah.

Kandungan nutrisi di dalam madu bermanfaat untuk membantu proses penutupan luka, mencegah infeksi, mengobati gangguan kulit, serta mengatasi gangguan pada usus.

Meski memiliki banyak manfaat, madu sebaiknya dikonsumsi dalam ukuran yang pas karena dapat memberikan risiko diabetes pada ibu.

  • Cara Mengkonsumsi Madu

Konsumsi madu pada masa kehamilan hampir sama saja dengan ketika berada pada keadaan normal.

Madu dapat diminum dengan cara dicampur dengan minuman teh, atau juga bisa diminum secara langsung.

Madu yang akan digunakan untuk mengobati beberapa penyakit tenggorokan seperti batuk dapat dicampurkan dengan jahe hangat atau teh lemon.

Madu yang dicampurkan ke dalam susu juga dipercaya dapat mengatasi insomnia pada ibu.

  • Manfaat Madu

Selain manfaat madu yang telah disebutkan sebelumnya, ada manfaat yang tidak kalah penting lainnya.

Madu dapat membantu memperkuat kekebalan tubuh di masa kehamilan serta menjauhkan ibu dari virus flu yang dapat menyebabkan batuk dan pilek.

Seperti yang sudah diketahui bahwa madu memang tidak baik bagi bayi yang berusia di bawah satu tahun.

Namun pada janin yang masih berada dalam kandungan, konsumsi madu tidak perlu dikhawatirkan, karena spora tidak akan masuk ke dalam pembuluh darah dan menginfeksi janin dalam kandungan.

Racun botulisme juga tidak akan masuk ke plasenta melalui difusi pasif.

Jenis Madu yang Aman untuk Ibu Hamil

Madu yang dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil tidak akan mempengaruhi janin yang ada di dalam kandungan.

Meskipun begitu, madu yang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil adalah madu yang telah dipasteurisasi.

Madu yang dipasteurisasi merupakan madu yang telah dipanaskan terlebih dahulu kurang lebih 70 derajat celcius selama setengah menit sebelum didinginkan.

Proses ini serupa dengan proses pasteurisasi pada susu.

Pemanasan pada proses ini berguna untuk membunuh sel-sel jamur yang ada dalam madu.

Meskipun begitu, jika ibu mengkonsumsi madu yang belum melalui proses ini, dengan kata lain madu yang murni, tidak perlu khawatir.

Karena madu yang murni berbeda dengan susu atau daging mentah yang dapat menyebabkan listeriosis, yaitu keracunan kontaminasi bakteri listeria monnocytogenes pada makanan.

Jika ibu terkontaminasi bakteri ini, bayi bisa saja lahir prematur.

Meski madu tidak berisiko terkontaminasi bakteri itu, agar tetap aman, ibu dianjurkan mengkonsumsi madu yang sudah dipasteurisasi saja.

Ups, hampir lupa.. Baca juga:

Kesimpulan

Jadi untuk menjawab pertanyaan bolehkah ibu hamil minum madu?

Tentu saja boleh dengan tidak mengabaikan pilihan madu dan jumlah yang diminum.

Masalah mitos tentang madu berbahaya untuk bayi, ya memang benar, namun madu tidak berbahaya dan tidak akan mempengaruhi janin apanila diminum oleh ibu hamil.


rujukan: webmd¹, babycenter², alodokter³

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here