Bolehkah Ibu Hamil Makan Pete?

0

Bolehkah Ibu Hamil Makan Pete, Bolehkah.Com – Sama seperti Jengkol, Pete juga memiliki banyak penggemar sebagai salah satu komoditas pertanian di Indonesia.

Meski memiliki bau yang tidak sedap, namun tidak sedikit orang yang rela pergi jauh ke pasar untuk mendapatkan buah satu ini.

Termasuk bagi ibu hamil, tidak menutup kemungkinan jika salah satu menu yang ibu hamil idamkan adalah pete. Namun, bolehkan ibu hamil makan pete?

Tahukah ibu jika ternyata pete memiliki kandungan yang bermanfaat untuk ibu hamil, baik hamil muda maupun hamil tua.



Makanan khas Indonesia ini dapat dikonsumsi baik langsung maupun diolah dulu menjadi makanan.

Pete memiliki nutrisi yang mampu memberikan manfaat baik untuk ibu hamil. Berikut beberapa manfaat pete bagi ibu hamil.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Pete? Manfaat Pete Bagi Ibu Hamil

Pete memiliki kandungan senyawa glukosa, fruktosa, serta sukrosa yang dapat digunakan menjadi sumber energi bagi tubuh.

Ibu dengan mengandung sang buah hati tentunya membutuhkan energi yang berlipat untuk beraktifitas setiap harinya.

Dengan mengkonsumsi pete, ibu sudah bisa mendapatkan nutrisi dan energi yang dibutuhkan untuk berkatifitas hari itu.



Selain mengandung senyawa penghasil energi, pete memiliki kandungan kalsium yang juga cukup tinggi.

Kalsium pada pete ini berguna untuk menjaga kesehatan serta membantu pertumbuhan tulang dan gigi ibu serta bayi yang dikandung.

Kalsium yang mampu menjaga kesehatan tulang ibu juga mampu menghindarkan ibu dari resiko osteoporosis.

Dengan kandungan prebiotik yang alami, pete mampu membantu ibu mengatasi sembelit. Sembelit sendiri merupakan masalah yang umum dialami ibu hamil.

Sembelit terjadi salah satunya karena organ pencernaan ibu tertekan rahim yang semakin membesar.

Kandungan serat dalam pete mampu membantu melancarkan sistem pencernaan ibu, dan menghindarkan dari sembelit.

Selain melancarkan pencernaan, pete mampu meningkatkan nafsu makan. Hal ini sangat baik bagi ibu hamil.

Karena saat hamil ibu perlu memakan asupan nutrisi lebih. Kadang ibu kehilangan nafsu makan karena mual yang dirasakan.




Namun dengan mengkonsumsi pete, ibu mampu mengembalikan nafsu makan kembali sehingga ibu tidak akan khawatir akan janin kekurangan nutrisi.

Menjaga nutrisi bukan hanya baik unutk janin, tapi juga untuk kesehatan ibu.

Manfaat lainnya dari pete adalah mampu mengatasi anemia dan mengatur tekanan darah.

Tekanan daah yang tinggi atau hipertensi merupakan kondisi yang cukup sering dialami oleh ibu hamil.

Hipertensi sendiri dapat membahayakan jika tidak diatasi dengan benar.

Pete mampu mengatur tekanan darah karena pete mengandung kalium yang cukup untuk mengatasi hipertensi.

Selain kalium, pete kaya akan zat besi yang berguna untuk mengatasi anemia atau kurang darah pada ibu hamil.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Pete? Efek Samping Pete bagi Ibu Hamil

Konsumsi apapun jika berlebihan akan mengakibatkan dampak buruk, termasuk konsumsi pete.

Seperti yang sudah diketahui bahwa kandungan serat di dalam pete cukup tinggi, oleh karena itu jika konsumsi pete yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti diare.

Serat memang berguna untuk memperlancar pencernaan, namun tidak jika dikonsumsi secara berlebihan.

Proses pencernaan menjadi lebih lancar ketika mengkonsumsi pete juga karena kandungan asam amino.

Dampak buruk jika mengkonsumsinya terlalu banyak adalah nutrisi yang tidak diserap secara sempurna karena pencernaan terlalu lancar.

Selain pencernaan, ginjal juga dapat terganggu. Kandungan amoniak yang tinggi di dalam pete dapat sulit dicerna oleh ginjal.

Sehingga ketika dikonsumsi secara berlebihan, maka dapat memperbesar resiko gagal ginjal.

Asam amoniak juga meningkatkan resiko penyakit asam urat bagi ibu.

Yuk cari tau juga apa aja yang boleh dikonsumsi dan tidak boleh bagi ibu hamil dibawah ini:

Kesimpulan

Bagi ibu hamil yang sangat menggemari pete yang masih ragu bolehkah ibu hamil megkonsumsi pete? Tentu saja boleh.

Kandungan nutrisi di dalam pete sangat baik untuk ibu dan janin.

Namun konsumsilah denganjumlah yang tidak berlebihan agar tidak terkena dampak yang bisa merugikan ibu.


rujukan: KlikDokter¹, AloDokter²

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here