Bolehkah Ibu Hamil Menyusui?

0

Bolehkah Ibu Hamil Menyusui, Bolehkah.Com – Bagi sebagian besar orang tua ingin memiliki anak dengan usia yang tidak terlalu jauh, sehingga sangat mungkin ketika bayi yang baru dilahirkan berusia beberapa bulan, ibu sudah mengandung anak selanjutnya.

Pada usia beberapa bulan setelah melahirkan tentu ibu sedang berada pada masa menyusui.

Nah, yang sering jadi pertanyaan adalah bolehkah ibu hamil menyusui? Amankah untuk janin yang baru dalam kandungan atau untuk bayi yang sedang menyusui?

Peranyaan-pertanyaan tersebut tentu sangat wajar. Mengingat banyak argumen yang mengatakan bahwa menyusui selama kehamilan dapat mempengaruhi kandungan sehingga menyebabkan keguguran.



Begitu juga tentang jawaban apakah boleh atau tidak ibu menyusui saat hamil yang kadang kurang memuaskan ibu.

Berikut akan dibahas beberapa hal yang perlu ibu perhatikan sebelum melanjutkan kegiatan menyusui selama masa kehamilan.

Cara Menyusui Aman Selama Kehamilan

Banyak pendapat yang mengatakan bahwa menyusui ketika hamil dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir prematur.

Namun ternyata pada keadaan kandungan yang sehat, hal ini tidak akan menjadi masalah.

Kontraksi yang terjadi pada ibu yang menyusui selama masa kemahilan adalah karena hormon oksitoksin. Hormon in diproduksi selama masa menyusui.



Jumla hormon oksitoksin yang diproduksi saat menyusui sangat sedikit, sehingga tidak akan menyebabkan bayi lahir prematur.

Konstraksi yang serupa juga tidak akan memberikan efek pada janin yang sedang di kandung.

Serta, hormon yang diproduksi yang masuk ke asi juga tidak akan menimbulkan resiko terhadap anak yang sedang disusui.

Namun jika ibu memiliki riwayat persalinan prematur atau keguguran, sebaiknya ibu memeriksakan keadaan kehamilan ibu yang sekarang ke dokter untuk memastikan apakah kandungan sehat atau tidak.

Karena jika ada riwayat kelahiran prematur, maka ada resiko untuk terjadi hal serupa pada kehamilan yang sekarang.

Jadi pemeriksaan ke dokter sangat penting untuk dilakukan.

Perhatikan Asupan Nutrisi Selama Kehamilan dan Menyusui

Selama mengandung dan menyusui sekaligus, berarti ibu harus menyiapkan nutrisi untuk tiga orang sekaligus, yaitu untuk dirinya sendiri, untuk anak yang disusui, dan untuk janin dalam kandungan.

Karena seperti yang sudah diketahui jika kebutuhan gizi janin di dalam kandungan sangatlah tinggi, begitu juga dengan anak yang sedang dalam masa menyusui.




Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan keduanya secara maksimal, bukan hanya perlakuan khusus yang diberikan, tapi juga asupan gizi lengkap juga harus diperhatikan.

Karbohidrat, protein, kalsium, vitamin merupakan gizi utama yang harus dipenuhi.

Sebaiknya ibu memakan makanan dari bahan alami serta mengkonsumsi suplemen jika diperlukan.

Bayi yang Berhenti Mengkonsumsi ASI

Pada masa kehamilan yang mencapai usia empat sampai lima bulan, prosuksi asi pada ibu akan semakin sedikit.

Pada beberapa kasus akan mengalami penurunan rasa, sehingga menjadi hambar.

Hal ini dapat menyebabkan bayi kehilangan selera sehingga tidak ingin lagi mengkonsumsi asi.

Ketika hal ini terjadi, pastikan bayi yang disusui memang sudah siap untuk mengambil bentuk makanan lain selain asi.

Selain itu juga berikan susu formula untuk mengganti nutrisi yang ia biasa dapatkan dari asi.

Bolehkah Ibu Hamil Menyusui – Kesimpulan

Bagi ibu yang berencana untuk memiliki anak dengan jarak usia yang dekat, silahkan diperhitungkan lagi waktunya agar tidak terjadi resiko terlalu besar saat ibu harus mengandung dan menyusui sekaligus.

Untuk ibu hamil, bolehkan ibu hamil menyusui? Tentu saja boleh, asalkan keadaan kandungan dan ibu dalam keadaan sehat serta perhatikan asupan nutrisi.


rujukan: americanpregnancy, babycenter

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here