Bolehkan Ibu Hamil Tidur Telentang, Bolehkah.Com – Ketika seorang wanita sedang dalam masa hamil, maka banyak hal yang harus diperhatikan demi menjaga kesehatannya dan bayi yang sedang dikandung.

Penyesuaian baru banyak dilakukan, salah satunya yaitu posisi tidur. Lalu bagaimanakan posisi tidur yang baik?

Bolehkan ibu hamil tidur telentang? Lalu apa pengaruh posisi tidur pada sang ibu dan bayi?

Mengingat sangat tidak mudah bagi ibu hamil untuk tidur dengan bebas dan nyaman dengan perut yang membesar seiring dengan bertambahnya usia kandungan, maka kadang tidur dengan posisi telentang menjadi pilihan ibu.



Meski tampak nyaman dan lebih mungkin untuk dilakukan dibandingkan dengan posisi tengkurap, namun posisi telentang ternyata bukanlah posisi terbaik untuk ibu hamil.

Bolehkan Ibu Hamil Tidur Telentang – Posisi Tidur yang Disarankan Untuk Ibu Hamil

Pada usia kehamilan muda, ibu diperbolehkan untuk tidur dengan posisi yang menurutnya nyaman, namun tetap tidak disarankan untuk tidur telentang dan tengkurap.

Setelah memasuki bulan kelima, ternyata posisi tidur telentang tidak dianjurkan untuk dilakukan.

Tidur telentang dapat memberikan tekanan yang berlebihan pada aorta dan pembuluh balik, vena cava, yang terletak pada punggung bagian belakang.

Pembuluh darah tersebut membawa darah dari kaki ke jantung.

Jika pembuluh darah ini tertekan, maka dpat mempengaruhi sirkulasi darah pada ibu dan bayi.

Selain telentang, posisi yang tidak dianjurkan adalah tengkurap. Karena ketika tengkurap, perut akan menekan uterus.

Selain itu juga posisi ini sulit dilakukan dengan keadaan perut dan payudara yang sudah sangat membesar dari ukuran normal.

Posisi tidur yang disarankan untuk ibu hamil adalah posisi miring. Selain sangat aman untuk kandungan, posisi ini juga mudah dan nyaman untuk dilakukan dengan keadaan perut yang semakin membesar.




Apakah ibu bebas untuk miring ke kanan dan ke kiri?

Para ahli berpendapat bahwa baik untuk tidur dengan posisi miring ke kiri. Ketika posisi tidur miring ke kiri, maka aliran darah menjadi lebih lancar.

Dengan lancarnya aliran darah, maka sirkulasi penyakuran nutrisi dari darah dari ibu ke bayi melalui plasenta menjadi lebih lancar dan optimal.

Juga pada posisi ini tubuh tidak memberi beban yang berlebihan pada hati.

Cara Mendapatkan Posisi Tidur yang Nyaman Bagi Ibu Hamil

Dalam keadaan hamil, ibu tentunya ingin lebih berhati-hati untuk menjaga bayi yang berada di dalam kandungan. Salah satunya dengan memposisikan badan dengan tepat ketika tidur.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan ibu untuk memposisikan badan agar nyaman dan aman bagi ibu dan bayi.

Ibu dapat menggunakan ekstra bantal dan guling untuk menjaga agar ibu tidak berguling ke belakang atau ke depan.

Pilihlah bantal dan guling yang lembut, sehingga tidak keras ketika tertekan dan nyaman.

Posisikan bantal pada punggung atau pinggang bagian belakang, dan guling diantara kaki ibu.

Jika ibu mengalami kesulitan bernafas, maka dapat mengganjal sisi dada bagian samping agar lebih tinggi.

Lalu tinggikan kasur atau berikan bantalan tambahan agar posisi kepala lebih tinggi dari pada badan.

Hal ini dilakukan untuk menghindari pusing serta naiknya asam lambung di perut.

Baca juga:

Bolehkan Ibu Hamil Tidur Telentang – Kesimpulan

Posisi terbaik selama kehamilan, terutama ketika usia kandunga lebih dari lima bulan adalah miring ke kiri.

Tidak masalah jika ibu lebih nyaman untuk miring ke kanan, namun kiri tetap lebih baik untuk ibu dan bayi. Lalu, bolehkan ibu hamil tidur telentang?

Ketika usia janin masih muda, hal ini diperbolehkan, namun sangnat dihindari ketika usia kandungan lebih dari lima bulan.


rujukan: webmd

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here