Bolehkah Penderita Kanker Payudara Menyusui? Para Wanita Wajib Tahu!

0

Bolehkah Penderita Kanker Payudara Menyusui, Bolehkah.Com – Pertanyaan mengenai hal ini menjadi salah satu pertanyaan yang seringkali diajukan oleh sebagian besar wanita.

Seperti yang kita ketahui, menderita kanker payudara adalah hal yang mengerikan yang tidak ingin dirasakan oleh seluruh wanita.

Tidak hanya karena kanker payudara merupakan penyakit yang ganas tetapi juga karena payudara merupakan salah satu organ terpenting bagi wanita.

Salah satu fungsi payudara yang bermanfaat adalah untuk menyusui.



Bolehkah Penderita Kanker Payudara Menyusui – Tentang Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyakit mematikan yang termasuk mudah ditemukan pada lingkungan sekitar, tidak hanya untuk perempuan tetapi juga pria dapat mengidap penyakit tersebut.

Di Amerika Serikat, sepanjang tahun 2017 sudah ditemukan lebih dari 250 ribu wanita yang mengidap penyakit kanker payudara dimana 40 ribu diantaranya meninggal karena penyakit mengenaskan tersebut.

Karena dapat berakibat kematian tentu saja penyakit kanker payudara menjadi salah satu penyakit yang dikhawatirkan oleh para wanita.

Kanker payudara yang bersifat ganas terjadi ketika sel kanker terbelah di dalam lobules atau saluran yang mendekati jaringan payudara sehingga memudahkan sel kanker tersebar pada area bagian tubuh yang lainnya.

Sedangkan kanker payudara yang tidak ganas terjadi ketika sel kanker masih di dalam tempat asalnya dan belum tersebar.



Untuk gejala kanker payudara sendiri kurang lebih sama seperti kanker yang lainnya, yaitu berawal dari munculnya benjolan.

Hanya saja dapat terlihat gejala lain seperti terjadinya perubahan bentuk payudara, puting payudara yang mengatup, perubahan warna di area payudara, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk memeriksakan kepada dokter sebelum muncul gejala yang lebih parah agar segera diatasi dan sel kanker tidak terlalu menyebar ke organ tubuh yang lainnya.

Sejauh ini belum ada obat pasti yang dapat menyembuhkan penyakit ini.

Hanya saja, ada pengobatan-pengobatan yang dapat diusahakan untuk mencegah penyebaran sel kanker dan mematikan sel kanker, yaitu:

1. Radiasi dan kemoteraphi yang dianggap pengobatan ampuh untuk mematikan sel kanker.

Radiasi dan kemoteraphi dilakukan sesuai dengan tipe dan jenis kanker payudara yang dialami.

Pengobatan ini memberikan efek samping pada tubuh seperti kerontokan rambut, dan lan-lain.




2. Terapi pencegahan hormon merupakan pengobatan untuk mencegah kambuhnya hormone sensitif penyebab kanker payudara.

Terapi ini dilakukan biasanya setelah operasi tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan sebelum operasi.

Terapi ini menjadi solusi terbaik bagi pasien yang tidak dapat melakukan operasi, kemoteraphi atau radiasi.

Apakah Kanker Payudara Mempengaruhi Proses Menyusui?

Berkaitan dengan fungsi utama payudara sebagai alat menyusui bagi bayi, tentu saja menjadi pertanyaan apakah penderita kanker payudara boleh menyusui.

Sebenarnya tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa wanita yang menderita kanker payudara dilarang untuk menyusui.

Tetapi memang ada peraturan yang harus ditaati, yaitu sang wanita tidak sedang dalam proses pengobatan.

Apabila penderita kanker sedang menjalani pengobatan, misalnya kemoteraphi maka tidak dianjurkan untuk menyusui karena zat-zat kimia yang didapatkan ketika kemoteraphi dapat berdampak pada bayi.

Oleh karena itu, apabila penderita kanker ingin menyusui bayinya maka jangan ketika dalam proses pengobatan.

Selain itu, konsultasikan pada dokter untuk lebih yakin sebelum memulai sesuatu.

Baca juga:

Bolehkah Penderita Kanker Payudara Menyusui – Kesimpulan

Kanker payudara adalah penyakit ganas yang ditakuti oleh semua orang, terutama wanita karena berkaitan dengan proses menyusui nantinya.

Namun sejauh ini belum ada penelitian yang menyatakan bahwa penderita kanker payudara tidak boleh menyusui.

Penderita kanker payudara menyusui sebenarnya boleh asalkan tidak sedang menjalani pengobatan dan sudah konsultasi pada dokter terlebih dahulu.


rujukan: medicalnewstoday, thehealthsite

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here