www.Bolehkah.Com – Bolehkah tidur dengan kucing? Pertanyaan ini sering muncul bagi pemilik hewan kesayangan favorit yang dimiliki banyak orang.

Sebagai pecinta kucing, tidak lengkap rasanya bila tidak tidur dengan ditemani dengan kucing kesayangan yang dimiliki.

Gambar Foto Bolehkah Tidur dengan Kucing Menurut Kedokteran Medis KesehatanNamun, apakah sebenarnya tidur dengan kucing aman, khususnya dari penyakit yang mungkin dibawanya?

Risiko Tidur Bersama Kucing

Sebagian besar dari pemilik kucing pasti menginginkan untuk dapat tidur dengan kucing kesayangannya.

Selain karena sifatnya yang lucu, tidur dengan hewan peliharaan dapat meningkatkan hormon dopamin, hormon yang dilepaskan karena munculnya kesenangan dalam diri manusia.

Dengan demikian, tidur pun dirasa akan lebih nyenyak.




Namun ternyata, tidur dengan kucing dapat menimbulkan beragam masalah, seperti:

  1. Tertular oleh Zoonosis

Zoonosis merupakan penyakit yang timbul akibat penularan yang berasal dari hewan. Khususnya kucing.

Penyakit yang dapat ditularkan oleh hewan ini diantaranya cacingan, Toxoplasmosis, Leptospirosis, kutu Scabies (kudisan), rabies, dan lainnya.

  1. Tertular oleh Bakteri Pes (Yersinia pestis)

Yang ditularkan tikus kepada kucing. Tidak hanya menularkannya kepada kucing, bakteri ini juga dapat menjangkiti manusia.

Gejala yang ditimbulkan seperti kedinginan, kurangnya nafsu makan, jantung berdebar, hingga nyeri di sekujur tubuh.

Penyakit ini biasa muncul sekitar 2-8 hari setelah terinfeksi.

  1. Membawa Kotoran dari Luar

Sebagi pemilik kucing, mungkin beberapa orang membiarkan hewan peliharaannya lepas dan bermain di luar rumah.

Jika kucing tidak segera dibersihkan, kotoran yang dibawanya dari luar akan tersebar pada kasur dan dapat menimbulkan penyakit.




  1. Bagi Penderita Asma, Sangat Tidak Dianjurkan untuk Tidur Bersama Kucing Peliharaan.

Bulu-bulu halus yang rontok serta kuman penyakit yang mungkin dibawanya dapat menyebabkan asma atau sesak napas yang semakin akut.

  1. Kucing Dapat Menjadi Agresif dan Tidak Mau Lepas dari Pemiliknya.

Hal ini dapat terjadi karena dengan seringnya tidur bersama, kucing akan menganggapnya sebagai bayangan dirinya yang perlu dilindungi terus-menerus.

Akan semakin berbahaya jika perilaku agresifnya tidak terkontrol.Gambar Foto Bolehkah Tidur dengan Kucing Bagaimana Agar Tetap Aman

Solusi Aman untuk Dapat Tidur dengan Kucing

Sebenarnya, tidak ada larangan tegas bagi pemilik kucing untuk tidur bersama hewan peliharaannya tersebut.

Akan tetapi, perlu adanya berbagai hal pencegahan agar segala risiko dan bahaya tidur dengan kucing tidak menjangkiti.

Berikut adalah beberapa tips dan solusi aman untuk dapat tidur dengan kucing.

1. Kucing Sehat

Pastikan kucing dalam sehat dan bebas dari segala penyakit.

Hal ini dapat dicegah dengan dilakukannya perawatan kucing secara rutin, vaksinasi, dan tidak membiarkan kucing keluar ketika akan diajak tidur bersama.




2. Rutin Pembersihan

Selain kucing, alas tidur yang biasa digunakan pun harus rutin dibersihkan.

Barang-barang seperti seprai, sarung bantal, selimut, dan lainnya harus rutin diganti dan dibersihkan, setidaknya seminggu sekali.

Hal ini dilakukan agar kotoran atau bahkan kuman penyakin tidak menumpuk pada kasur yang dapat menimbulkan penyakit.

3. Jauhi dari Anak-Anak

Ada baiknya untuk tidak membiarkan anak tidur bersama dengan kucing. Anak memiliki system kekebalan tubuh yang lebih lemah dibandingkan orang dewasa.

Hal ini untuk menghindari anak terserang penyakit.

Selain itu, dengan tidak membiarkan anak untuk tidur dengan kucing akan membiasakan anak untuk tidak tidur dengan hewan peliharaan.




Baca juga:

Kesimpulan Bolehkah Tidur dengan Kucing

Tidak ada larangan untuk tidur bersama dengan hewan peliharaan, khususnya kucing.

Namun, semua itu akan tergantung dengan kondisi kesehatan pemilik dan bahkan kucing itu sendiri.

Bukan tidak mungkin kucing akan membawa sumber penyakit bagi pemiliknya yang dapat menurunkan kesehatan.

Semoga beberapa hal di atas dapat menjawab pertanyaan mengenai bolehkah tidur dengan kucing.


source: hellosehat, hipwee

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
3Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here