Bolehkah.com – Bolehkah penggugat melakukan perubahan gugatan? Hal ini biasa terjadi sebelum dimulainya siding pertama.

Hakim pengadilan akan menanyakan tentang apakah terdapat perubahan gugatan atau tidak kepada penggugat.

Gambar Foto Bolehkah Penggugat Melakukan Perubahan Gugatan Menurut Undang UndangSelanjutnya, apabila penggugat menyatakan akan melakukan perubahan, hal ini pun akan diperkenankan oleh hakim.

Lalu, bagaimana aturan lengkap yang sebenarnya mengenai hal ini?

Bolehkah Penggugat Melakukan Perubahan Gugatan – Latar Belakang Perubahan Gugatan

Pada umumnya, terdapat dua pihak dalam suatu perkara perdata, yakni penggugat dan tergugat.

Pihak penggugat akan mengajukan gugatan yang didaftarkan kepada pengadilan yang berisikan kerugian yang dialami pihak penggugat oleh pihak tergugat.




Perubahan gugatan sendiri merupakan hak yang akan diberikan kepada pihak penggugat apabila terdapat revisi.

Namun, perubahan gugatan ini wajib mengutamakan berbagai nilai hukum yang sesuai dengan Perpu yang berlaku.

Perubahan gugatan sendiri tidak diatur dalam HIR (Herziene Indonesich Reglement) ataupun RBg (Rechtsreglement Buitengewesten), melainkan diatur dalam Rv (Reglement op de Rechtsvordering) Pasal 127, yang isinya:

Penggugat berhak untuk mengubah atau mengurangi tuntutannya sampai saat perkara diputus, tanpa boleh mengubah atau menambah pokok gugatannya.”

Singkatnya, perubahan gugatan diperbolehkan untuk diajukan oleh pihak penggugat karena hal ini merupakan hak yang telah diatur dalam peraturan perundangan.

Akan tetapi perlu dicatat bahwa perubahan gugatan ini hanya bertujuan dalam mengurangi dasar diajukannya sebuah tuntutan.

Jika penambahan dasar gugatan dalam perubahan disetujui, hal ini akan sangat merugikan dan melanggar hak dari pihak tergugat.

Bolehkah Penggugat Melakukan Perubahan Gugatan – Syarat Perubahan Gugatan

Syarat dalam mengubah sebuah gugatan sendiri tidak tercantum dalam Pasal 127 Rv.




Gambar Foto Bolehkah Penggugat Melakukan Perubahan Gugatan MengapaMeskipun begitu, syarat formal dalam mengajukan perubahan gugatan telah diatur dalam buku pedoman yang dibuat oleh Mahkamah Agung (MA).

Hal ini pun menjadi hal yang sangat vital untuk diterapkan dalam system peradilan.

Berikut adalah penjelasan mengenai syarat pengajuan dalam mengubah gugatan yang tercantum dalam buku pedoman MA.

  1. Perubahan diajukan pada Sidang Pertama dan Dihadiri oleh Tergugat

Merupakan syarat formal yang telah ditegaskan dalam buku pedoman dan diatur oleh (MA). Hal ini dinyatakan bahwa:

  • Pengajuan gugatan dilakukan pada siding hari pertama.
  • Semua pihak turut hadir dalam persidangan.

Berdasarkan hal di atas, dapat disimpulkan bahwa penggugat tidak diperkenankan mengajukan perubahan gugatan:

  • Saat diluar hari siding.
  • Pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan.

Berbagai syarat di atas bertujuan untuk melindungi hak tergugat ketika akan membela diri. Jika syarat ini dilanggar maka pihak tergugat akan sangat dirugikan.

  1. Hak Tergugat untuk Menanggapi Diberikan

Merupakan syarat formal yang diatur oleh MA, dinyatakan sebagai berikut:

  • Perubahan gugatan yang berkaitan akan ditanyakan kepada tergugat.
  • Hak dan kesempatan akan diberikan kepada tergugat dalam membela atau menanggapi kepentingannya.
  1. Tidak Menghambat Acara Pemeriksaan

Dalam hal ini, jalannya siding di pengadilan tidak boleh terhambat oleh adanya perubahan gugatan.




Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya masalah baru antara kedua belah pihak.

Selain itu, waktu proses pemerikasaan akan semakin panjang apabila masalah ini berlanjut.

Bolehkah Penggugat Melakukan Perubahan Gugatan – Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa peran hakim sangat penting dalam pengajuan perubahan gugatan.

Selain menyetujui adanya perubahan gugatan, hakim perlu menimbang isi dari perubahan gugatan itu sendiri, apakah akan bertentangan dengan hukum ataupun tidak.

Hakim pun akan dianggap melanggar kewajibannya dalam menegakkan keadilan apabila salah mengambil keputusan dalam menyetujui perubahan gugatan ini.

Semoga ulasan ini dapat membantu menjawab permasalahan mengenai bolehkan penggugat melakukan perubahan gugatan.





source: suduthukum, hukumcaraperdata

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares




Illiana Ahmad
Selalu membaca dan setiap waktu berusaha menambah wawasan. Saat ini sedang sibuk-sibuknya mengurus anak dan menulis di beberapa portal online nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here