Bolehkah Senam Kegel Saat Hamil, Bolehkah.Com – Untuk para ibu hamil mungkin banyak yang bertanya, “Bolehkah senam kegel ketika wanita sedang hamil?”

Banyak yang mengatakan bahwa senam kegel mampu menguatkan otot dan tulang panggul serta melancarkan proses persalinan nantinya.

Namun tidak sedikit pula yang menyatakan bahwa senam kegel akan berdampak buruk pada janin yang dikandungnya. Lalu, anggapan manakah yang tepat?

Bolehkah Senam Kegel Saat Hamil – Apa Itu Senam Kegel?

Sebelum mengetahui apakah senam kegel boleh dilakukan oleh ibu hamil atau tidak, ada baiknya untuk melihat dulu apa itu senam kegel.

Senam kegel sendiri adalah salah satu jenis aktivitas olahraga yang melatih berbagai macam otot pada tubuh yang mengalami penurunan fungsi, terutama otot dasar panggul (pelvic floor muscle).

Penurunan fungsi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, diantaranya seperti kelebihan berat badan (obesitas), penuaan, operasi, dan persalinan.

Pada awalnya, senam ini ditemukan oleh seorang dokter spesialis kebidanan yang bernama Arnold Kegel.

Dokter ini berinisiatif untuk menciptakan senam ini diperuntukan untuk wanita dengan tujuan mengatasi inkontinensia atau ketidakmampuan tubuh dalam menahan buang air kecil pada saat itu.

Lalu, setelah dilakukan beberapa penelitian dan uji laboratorium, senam ini juga dapat dilakukan oleh kaum pria dan bermanfaat dalam hal seksualitas, seperti mengelola ereksi dan meminimalisir risiko ereksi dini.

Dengan banyaknya manfaat yang didapatkan dalam melakukan senam kegel, banyak wanita maupun pria yang melakukan senam ini.

Lalu, bagaimanakah dengan para ibu hamil? Apakah senam kegel aman dilakukan dalam masa kehamilan?

Manfaat Senam Kegel dan Langkah-Langkahnya Bagi Ibu Hamil

Gambar Foto Bolehkah Senam Kegel Saat Hamil Apa Manfaatnya
ilustrasi

Mitos perihal senam kegel yang tidak aman bagi ibu hamil, salah satunya dapat menyebabkan keguguran, adalah salah.

Nyatanya, senam kegel sangat dianjurkan bagi ibu hamil karena memiliki berbagai dampak positif bagi kesehatan janin dan rahim, diantaranya adalah:

1. Melatih otot dasar panggul yang memudahkan persalinan nantinya

2. Menghindari risiko kegemukan (obesitas), inkontinensia, dan masalah urinasi lainnya.

3. Menghindari risiko robeknya perineum

4. Menghindari risiko ambeien atau wasir

5. Mengarahkan janin ke arah lubang rahim

6. Memperlancar sirkulasi darah

Untuk mendapatkan manfaat dari senam kegel secara maksimal bagi ibu hamil, yang pertama kali perlu untuk diperhatikan adalah mengetahui otot dasar panggul yang benar, yakni otot pubo-coccyygeus.

Cara yang paling mudah untuk mengetahuinya adalah dengan menahan dan mengeluarkan kandungan kemih secara berulang hingga kandungan kemih habis (stop and go) hingga terasa bagian otot yang bekerja. Otot itulah yang nantinya akan dilatih dalam senam kegel.

Setelah mengetahui otot panggul yang perlu dilatih, lakukan senam kegel dengan cara menggerakkan otot tersebut selama kurang lebih 5-10 detik lalu lemaskan.

Setelah itu, lakukan langkah ini berulang kali selama 10-20 kali hingga terasa lelah. Untuk hasil yang lebih baik, lakukan langkah-langkah ini minimal 3 kali dalam sehari.

Senam kegel pun dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, serta dalam posisi yang nyaman sekalipun bagi ibu hamil.

Bolehkah Senam Kegel Saat Hamil – Kesimpulan

Dengan melakukan secara rutin setiap harinya, senam kegel dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan rahim bagi wanita.

Selain itu, senam ini juga aman untuk dilakukan bagi para ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan.

Untuk hasil yang maksimal dan aman untuk dilakukan, perhatikan dengan seksama langkah-langkah di atas.

Bila perlu, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter spesialis kandungan yang terpercaya. Jadi bolehkah senam kegel saat hamil? Boleh saja. Ikuti tips di atas.


source: senamkegel, alodokter

Jika suka
tekan "Like!", ya

Gabung di Twitter !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here