Bolehkah Makan Jengkol Saat Hamil, Bolehkah.Com – Apakah Anda seorang ibu hamil yang bertanya-tanya bolehkah makan jengkol saat hamil? Untuk menjawabnya, ada banyak hal yang harus diperhatikan seputar jengkol.

Gambar Foto Bolehkah Makan Jengkol Saat Hamil Menurut Kedokteran Medis KesehatanKenapa begitu? Karena setiap makanan mengandung zat serta gizi yang berbeda-beda sehingga efek yang didapat pun dapat berbeda tergantung kondisinya.

Apabila Anda ingin mengetahui jawaban pertanyaan diatas, simak penjelasan-penjelasan di bawah ini:

Bolehkah Makan Jengkol Saat Hamil – Manfaat Jengkol bagi Ibu Hamil

 Tidak hanya memiliki rasa yang lezat, jengkol juga memiliki berbagai kandungan yang dapat berguna bagi tubuh seperti protein, kalsium, zat besi, serta kaya akan serat.

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari zat-zat yang terkandung dalam jengkol tersebut serta manfaat yang didapat oleh tubuh ibu yang sedang hamil:

  1. Tinggi protein

Jengkol ternyata memiliki pengaruh yang besar dalam membangun enzim serta sistem daya tahan tubuh.

Apabila Anda mengkonsumsi tempe, maka Anda akan mendapatkan protein dengan jumlah 18 gram dari 100 gram.

Namun, mengkonsumsi jengkol ternayata jauh lebih baik karena di dalam jengkol terdapat 23 gram protein dari 100 gram.

Siapa yang menyangka bahwa protein yang terdpat pada tempe dapat dikalahkan oleh jengkol!

  1. Tinggi kalsium

Hanya dengan mengkonsumsi jengkol maka Anda akan terhindar dari penyakit tulang dan gigi. Kenapa begitu? Karena jegkol mengandung 21 gram kalsium dari 100 gram.

Kalsium ini penting bagi ibu hamil karena janin mengambil kebutuhan kalsiumnya dari tulang sang ibu.

Apabila tidak diberi asupan kalsium yang cukup maka dapat menyebabkan gigi keropos dan osteoporosis.

Disinilah peran jengkol membantu asupan kalsium pada tulang sang ibu, yang dapat mencegah penyakit-penyakit tersebut muncul.

  1. Kaya akan serat

Ternyata, di dalam jengkol juga terdapat serat seperti halnya pada buah. Serat yang terkandung dalam jengkol ini dapat mencegah penyakit pencernaan seperti sembelit dan melancarkan buang air besar.

Gambar Foto Bolehkah Makan Jengkol Saat Hamil Mengapa Apa AlasannyaSembelit adalah penyakit pencernaan yang umum dialami oleh banyak ibu hamil, maka dari itu jengkol dapat digunakan sebagai obat alternatif alami dalam pengobatannya.

  1. Memiliki zat besi

Zat besi yang terdapat di dalam jengkol dapat membantu ibu hamil yang mengkonsumsinya merasakan manfaat seperti pencegahan anemia.

Anemia saat kehamilan adalah kondisi dimana seorang ibu hamil akan cepat merasa lelah, daya tahan menurun, konsentrasi buyar, kurang semangat, serta sakit kepala.

Zat besi yang terdapat pada jengkol akan membantu meregenerasi sel darah merah sehingga anemia dapat dihindari.

Bolehkah Makan Jengkol Saat Hamil – Bahaya Jengkol bagi Ibu Hamil

Memang jengkol memiliki banyak manfaat yang berguna, namun konsumsi yang berlebih dapat memberikan bahaya bagi tubuh sang ibu hamil.

Berikut adalah beberapa bahaya dari jengkol:

  1. Menyebabkan diare

Jengkol memiliki kandungan kaya akan serat, namun hal ini dapat menjadi berbahaya bagi ibu hamil yang mengkonsumsinya terlalu banyak.

Serat dikenal sebagai zat untuk melancarkan buang air besar, apa bila terlalu banyak serat maka feses akan menjadi terlalu lunak dan akhirnya menyebabkan diare atau mencret.

  1. Meningkatkan kinerja ginjal

Jengkol memiliki suatu kandungan yang bernama asam jengkolat. Asam jengkolat merupakan suatu kandungan yang sulit larut oleh air.

Dan apabila mengkonsumsi jengkol dalam jumlah lebih dari 3 keping per hari, maka kinerja ginjal akan meningkat.

Hal terburuk yang dapat terjadi adalah gagal ginjal. Hal ini ditandai dengan pinggang pegal-pegal.

Baca juga yuk:

Kesimpulan

Manfaat dari jengkol memang cukup banyak, namun ada bahaya yang harus diperhatikan juga sebelum memakannya.

Maka dari itu, jawaban dari pertanyaan sebelumnya yaitu bolehkah makan jengkol saat hamil?

Jawabannya tentu saja boleh namun porsinya harus dperhatikan yaitu hanya 3 keping per hari dan jangan lupa untuk terus minum air putih.


Referensi: hamil, ibu-hamil, tentangibu

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here