Bolehkah Makan Ikan Pari? Bolehkah.ComBahkan di kalangan penggemar seafood, pertanyaan “bolehkah makan ikan pari?” memunculkan beragam jawaban.

Gambar Foto Bolehkah Makan Ikan Pari Apa Efek Samping dan BahayanyaSebagian dari mereka yang sudah sering mengkonsumsinya, tentu saja akan memberikan lampu hijau untuk konsumsi pari.

Tapi ternyata sekelompok besar masyarakat di belahan dunia yang lain belum berani mencoba menikmati masakan berbahan ikan pari.

Beberapa alasan mendasar membuat mereka ragu, padahal ikan ini memiliki manfaat yang baik bagi tubuh.

Mengapa Ikan Pari Jarang Dikonsumsi Di Eropa? Bolehkah Makan Ikan Pari?

Mereka yang tinggal di belahan bumi bagian barat, mengutamakan kualitas bahan makanan yang “aman” untuk dikonsumsi.

Sejak meninggalnya seorang pecinta binatang terkenal karena sengatan ikan pari, mereka meragukan bahwa ikan tersebut aman dikonsumsi.

Racun di bagian ekor ikan pari memang menjadi senjata pertahanan dari serangan predator. Maka dari itu, olahan pangan dengan daging ikan pari menjadi salah satu olahan eksotis, sama halnya seperti sup sirip ikan hiu.

Menu ikan pari hanya bisa ditemukan di beberapa restoran kelas atas saja. Karena tidak begitu banyak yang mendetailkan bagaimana cara membersihkan dan mengolah yang benar, banyak yang menganggap ikan pari memang bukan untuk konsumsi umum.

Ikan pari mulai populer di Eropa pada awal tahun 2000, ketika ada topik pembahasan hangat tentang alternatif pengganti kerang.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa daging ikan pari memiliki citarasa yang lebih kaya dibandingkan dengan kerang.

Hasilnya, banyak orang mulai berburu ikan pari di perairan laut negaranya masing-masing. Di beberapa negara bagian, ikan pari mulai dijadikan bahan pangan karena sudah menjadi hama.

Para pemilik restoran hasil laut dan nelayan dibuat gelisah dengan banyaknya ikan pari yang menyerbu peternakan kerang.

Hasil panen kerang pun menurun, begitu pula dengan pergerakan ekonomi di pesisir pantai tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, maka ikan pari mulai dijaring dan dimasukkan ke dalam menu restoran.

Apa Manfaat dan Bahaya Ikan Pari Bagi Kesehatan? Bolehkah Makan Ikan Pari

Negara di benua Asia telah mengkonsumsi ikan pari sejak beratus tahun yang lalu. Selain karena rasanya yang lezat, jenis ikan ini juga mudah ditangkap di beberapa perairan: air asin, air payau dan air tawar.

Gambar Foto Bolehkah Makan Ikan Pari Bagaimana Cara Mengolahnya yang benarBagi para penggemarnya, ikan pari dipercaya memiliki berbagai kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sebagai contoh, pari dan golongan ikan laut lainnya mengandung lemak HDL yang akan melawan lemak LDL dalam tubuh.

Mereka yang ingin membentuk otot pun disarankan mengkonsumsi ikan bertubuh tipis ini agar mendapat asupan protein tinggi.

Ikatan protein pada daging ikan pari cukup pendek, sehingga mempercepat proses pencernaan, terutama di usus halus. Ada juga omega 3, yang membantu menjaga kadar kolesterol dalam darah.

Bahaya, kah?

Bahaya dari semua hasil laut, terutama di Indonesia adalah kandungan merkuri. Ikan pari termasuk golongan predator, sehingga sistem pencernaannya menjadi tempat penumpukan merkuri yang masuk dalam tubuh ikan kecil.

Dari merkuri inilah, berbagai penyakit mulai bermunculan. Ada juga yang beranggapan bahwa ikan pari yang ditangkap di daerah air laut dalam mengandung jumlah merkuri yang lebih sedikit dibandingkan tuna dan salmon.

Kepopulerannya yang semakin meningkat juga membawa lain ancaman bagi spesies ikan pari. Jumlah kawanannya semakin menurun setiap tahun.

Para nelayan dianjurkan untuk tidak menangkap ikan ini secara berlebihan agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

Kesimpulan

Keputusan untuk menikmati atau menolak konsumsi kuliner dipengaruhi oleh banyak hal. Bagi beberapa orang, gambaran dari bahan dasar kuliner itu sendiri memberikan pengaruh yang cukup besar.

Untuk sebagian yang lain, nutrisi dan manfaat adalah pertimbangan utama. Pada akhirnya, jawaban untuk pertanyaan “bolehkah makan ikan pari” ini kembali pada pribadi masing-masing.

Jadi mengkonsumsi ikan pari aman-aman saja selama bukan ikan pari yang terkena merkuri sebagaimana disebut diatas.


Referensi: buffalostoryproject, diethealthclub

 

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here