Bolehkah Makan Garam Saat Diet? Bolehkah.Com – Mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan jarang sekali bertanya: “bolehkah makan garam ketika sedang diet?”.

Gambar Foto Bolehkah Makan Garam Saat Diet Menurut Kesehatan Kedokteran MedisKetika memulai program diet, kebanyakan orang menghitung jumlah kalori, membatasi asupan karbohidrat dan juga menjalani program olahraga ketat.

Kemudian di akhir cerita, banyak yang kecewa dan beranggapan bahwa program diet tertentu tidak cocok untuk mereka. Benarkah demikian?

Bolehkah Makan Garam Saat Diet – Apakah Garam Membuat Gemuk?

Jawabannya adalah ya. Sodium yang terkandung dalam garam dan berat badan memiliki hubungan yang cukup erat.



Meskipun garam memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, ternyata efek lainnya tidak mendukung program penurunan berat badan. Garam memicu rasa haus.

Kebanyakan orang memuaskan dahaganya dengan minuman berwarna seperti teh botol, sirup, es buah, dll.

Meskipun mereka memotong jumlah asupan karbohidrat, minuman manis ini memiliki kalori yang lebih tinggi dibandingkan nasi atau roti. Makanan yang mengandung garam juga terasa lebih nikmat.

Maka, tak heran jika mereka akan mengkonsumsi makanan dalam jumlah lebih banyak. Perhatikan para penggemar ikan asin. Mereka bisa melahap dua piring nasi untuk menghabiskan satu potong kecil ikan.

Tujuan dari diet adalah untuk mendapatkan tubuh ideal dan sehat. Jika jumlah konsumsi garam tidak diperhatikan, maka kinerja tubuh akan terganggu.



Garam memiliki kemampuan mengikat air. Karena itulah, ketika mengkonsumsi garam berlebih, seseorang akan melihat angka timbangan bergerak naik.

Ketika mengurangi konsumsi garam, secara otomatis air dalam tubuh berkurang, dan berat badan pun turun dengan sendirinya.

Kelebihan cairan dalam tubuh, khususnya aliran darah, akan menyebabkan jantung bekerja lebih berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Penyakit ini lebih dikenal dengan penyakit darah tinggi, dan sangat berhubungan erat dengan penyakit jantung dan stroke.

Bolehkah Makan Garam Saat Diet – Bagaimana Aturan Mengkonsumsi Garam?

Garam dibutuhkan tubuh sebagai nutrisi harian yang harus dipenuhi. Untuk itu, ada beberapa aturan khusus tentang konsumsi garam yang mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Gambar Foto Bolehkah Makan Garam Saat Diet Menurut Pakar GiziJumlah garam per hari untuk pria dan wanita dewasa adalah 2300 miligram atau setara dengan satu sendok teh garam.

Untuk mereka yang sedang diet, dianjurkan untuk menghindari produk olahan atau makanan kemasan.

Produk jenis ini memiliki kandungan garam yang cukup tinggi, dengan campuran penguat rasa. Produk tanpa garam tidak mungkin bertahan lama di toko.




Jangan lupa, garam punya sifat pengawet, seperti yang dilakukan pada ikan asin. Batasi juga penggunaan saus kemasan seperti saus tomat, kecap, mustard, atau saus salad.

Meskipun kandungan garamnya rendah, rasa lezatnya mengoda untuk terus menerus menuangkan saus ke piring saji.

Sebagai gantinya, coba gunakan rempah-rempah dan bumbu dapur seperti bawang putih dan air lemon.

Cara lain untuk menjaga konsumsi garam adalah dengan membaca label komposisi dengan baik. Garam yang digunakan pada produk makanan ringan umumnya adalah garam dapur, dengan kandungan 40% sodium.

Kebanyakan orang yang memiliki masalah dengan berat badan memiliki kebiasaan “ngemil”. Makanan yang dikonsumsi pun bukan buah-buahan, tetapi keripik kemasan dan biskuit.

Jika demikian, pilih produk yang memiliki label “rendah garam”, “tanpa garam” atau “rendah sodium”.

Hindari produk yang bertuliskan “rendah kalori”. Produk seperti ini memiliki jumlah sodium dan karbohidrat tinggi sebagai gantinya.

Baca juga: Konsumsi Folic Acid ketika Haid, Bolehkah?

Bolehkah Makan Garam Saat Diet – Kesimpulan

Garam adalah bagian yang tak terpisahkan dari menu sehari-hari, khususnya masyarakat Indonesia.

Untuk mereka yang sedang menjalani program diet, memang dianjurkan untuk mengurangi konsumsi garam. Kurangi jumlahnya secara bertahap.

Jika asupan garam dikurangi dalam jumlah besar secara tiba tiba, tubuh akan menjadi lelah dan mudah capek.

Selama jumlah asupan garam cukup dan berimbang, program diet bisa dijalani tanpa siksaan. Bagaimana? Sudah bisa menjawab pertanyaan bolehkah makan garam saat diet, kan?


Referensi: shape, livestrong

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
1Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here