Bolehkah Memakai Crystal X saat Puasa? Bolehkah.comSedang berpuasa namun sudah terlanjur rutin memakai crystal x.

Bagaimana hukumnya jika tetap melanjutkan penggunaan obat tersebut ketika sedang berpuasa?

Mari kilat lihat beberapa ulasan berikut:

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

a. Makan dan minum

b. Memasukkan sesuatu yang tampak ke dalam kerongkongan

c. Berhubungan suami istri

d. Muntah dengan sengaja

e. Beronani

f. Nifas dan haid

g. Gila dan murtad.

( sumber: republika¹. Diakses pada tanggal 03/05/2018 )

Diatas adalah hal-hal yang bisa membatalkan ibadah puasa, baik bagi laki-laki atau wanita ( kecuali pada poin F )

Cara Memakai Crystal X yang Tepat

Menggunakan crystal x juga mememiliki aturan tertentu guna mendapatkan hasil yang baik, berikut cara-caranya:




Bagi yang Sudah Menikah

Gambar Foto Bolehkah Memakai Crystal X Saat Puasa - Cara Memakai Crystal X bagi Wanita yang Sudah menikahBagi yang Belum menikah

Gambar Foto Bolehkah Memakai Crystal X Saat Berpuasa - Cara Memakai Crystal X bagi yang Belum menikah

Bolehkah Memakai Crystal X saat Puasa? Apa Hukumnya?

Melihat tata cara pemakaian obat tersebut ada dua, bagi yang Berpuasa mungkin ada baiknya menggunakan cara yang kedua saja, seperti penggunaan pada seorang gadis.

Untuk permasalahan pemakaian crystal x yang dimasukkan kedalam kemaluan, merujuk dari tulisan sebuah komunitas kompasiana² ( diakses pada 03/05/2018 ) bahwa hal tersebut tidak membatalkan puasa.

Penjelasannya adalah sebagai berikut:

ما حكم استعمال التَّحاميل في نهار رمضان إذا كان الصائم مريضاً ؟.

Apa hukumnya menggunakan suppositoria (obat yang dimasukkan ke anus atau vagina atau lubang atau celah pada tubuh lainnya) di siang hari bulan Ramadhan jika orang yang berpuasa mengalami sakit?

الحمد لله

لا بأس أن يستعمل الإنسان التحاميل التي تكون من دبره إذا كان مريضاً ، لأن هذا ليس أكلاً ولا شرباً ولا بمعنى الأكل والشرب .




Segala puji bagi Allah

Tidak mengapa seseorang menggunakan obat yang dimasukkan lewat anus jika ia sakit. Karena ini bukanlah makan dan minum dan bukan pula bermakna makan dan minum.

والشارع إنما حرّم علينا الأكل والشرب ، فما قام مقام الأكل والشرب أعطي حُكم الأكل والشرب ، وما ليس كذلك فإنه لا يدخل فيه لفظاً ولا معنى ، فلا يثبت له حكم الأكل والشرب ” .

فتاوى الشيخ ابن عثيمين ج/1 ص/502.

Allah hanyalah melarang kita makan dan minum (ketika berpuasa). Apa yang menggantikan posisi makan dan minum, diberikan hukum seperti makan dan minum.

Adapun yang tidak seperti demikian, maka tidak termasuk itu (makan dan minum)baik dari sisi lafazh maupun makna.

Makanya tidak berlaku baginya hukum makan dan minum.

(Fatwa Syaikh Ibnu ‘Utsaimin juz. 1 hal. 502¹)




Kesimpulan

Mungkin sebagian lain berpendapat bahwa memasukkan sesuatu ke dalam kemaluan atau dubur merupakan hal yang membatalkan puasa.

Sedangkan ketika untuk pengobatan sebagaimana disebutkan diatas Ini adalah perbedaan pendapat para ulama, Anda dapat memilih mana yang lebih menentramkan hati.

Semoga membantu!

 

Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
0Shares




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here